SISTEM ADMINISTRASI KLIEN BERBASIS WEB PADA UPTD PANTI SOSIAL REHABILITASI PENYANDANG DISABILITAS SENSORIK PALEMBANG
DOI:
https://doi.org/10.51977/jti.v5i2.1160Keywords:
Information System, Client Administration, Social Homes, WebsiteAbstract
Sistem administrasi merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan utamanya pada bidang usaha yang berhubungan dengan penyediaan barang dan jasa. Dengan adanya system administrasi yang baik, maka pendataan yang dibutuhkan dalam aktivitas utama suatu bidang usaha dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Begitu juga dengan UPTD Panti Sosial Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Sensorik di Kota Palembang yang menyediakan usaha jasa bantuan rehabilitasi terhadap para penyandang disabilitas sensorik khususnya para penyandang tuna Netra. Permasalahan yang dihadapi oleh badan usaha ini adalah belum terkomputerisasinya sistem pengadministrasian yang ada. Hal ini tentu saja memberikan kendala pada operator dan para pekerja panti Ketika membutuhkan data tertentu seperti perkembangan dari klien yang terdaftar, penilaian assessment dari calon klien hingga singkronisasi laporan baik bulanan maupun tahunan dari klien yang ada. Selain itu, permasalahan sistem administrasi yang ada saat ini tidak memudahkan para pemegang keputusan dan para ahli dalam mendapatkan data yang dibutuhkan untuk suatu Tindakan terhadap klien. Hal ini dikarenakan data yang dibutuhkan tersebut tidak dapat diakses kapan saja Ketika dibutuhkan. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dari penelitian kali ini dihasilkan sebuah sistem adimistrasi klien berbasis web yang dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi kinerja baik operator data maupun para pengampu kepentingan dari UPTD Panti Sosial Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Sensorik Kota Palembang. Dengan adanya sistem administrasi berbasis web ini, maka para pengambil keputusan dan para ahli dapat dengan mudah mendapatkan data yang dibutuhkan dalam waktu yang singkat.
Downloads
References
Annisa, D. F., & Ifdil, I. (2016). Konsep kecemasan (anxiety) pada lanjut usia (lansia). Konselor, 5(2), 93–99.
Ayuni, N. D. Q., & SKM, M. K. (2020). Buku Ajar Asuhan Keperawatan Keluarga pada Pasien Post Operasi Katarak. Pustaka Galeri Mandiri.
Azizah, L. M., Zainuri, I., & Akbar, A. (2016). Buku Ajar Keperawatan Kesehatan Jiwa Teori dan Aplikasi praktik Klinik (Pertama). Indomedia Pustaka.
Bachri, S., Cholid, Z., & Rochim, A. (2017). Perbedaan Tingkat Kecemasan Pasien Berdasarkan Usia , Jenis Kelamin, Tingkat Pendidikan dan Pengalaman Pencabutan Gigi Di RSGM FKG Universitas Jember. E-Jurnal Pustaka Kesehatan, 5(1), 138–144.
Bahrami, N., Soleimani, M. A., Sharifnia, H., Shaigan, H., Sheikhi, M. R., & Mohammad-Rezaei, Z. (2013). Effects of anxiety reduction training on physiological indices and serum cortisol levels before elective surgery. Iranian Journal of Nursing and Midwifery Research, 18(5), 416.
BASOFI, D. A. (2016). Hubungan jenis kelamin, pekerjaan dan status pernikahan dengan tingkat kecemasan pada pasien operasi katarak di Rumah Sakit Yarsi Pontianak. Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura, 3(1).
Bormusov, E., Reznick, A. Z., & Dovrat, A. (2013). Potential protection by antioxidants of the action of tobacco smoke on the metabolism of cultured bovine lenses. Metabolomics, 3(124), 769–2153.
Brunner, L. S., Smeltzer, S. C. O., & Suddarth, D. S. (2010). Brunner & Suddarth’s textbook of medical-surgical nursing; Vol. 1. Language, 27, 1114-2240p.
Budiono, S. (2019). Buku ajar ilmu kesehatan mata. Airlangga University Press.
El Jawahri, A. R., Traeger, L. N., Kuzmuk, K., Eusebio, J. R., Vandusen, H. B., Shin, J. A., Keenan, T., Gallagher, E. R., Greer, J. A., & Pirl, W. F. (2015). Quality of life and mood of patients and family caregivers during hospitalization for hematopoietic stem cell transplantation. Cancer, 121(6), 951–959.
Erawan, W., Opod, H., & Pali, C. (2013). Perbedaan Tingkat Kecemasan Antara Pasien Laki-laki Dan Perempuan Pada Pre Operasi Laparatomi Di RSUP. Prof. Dr. RD Kandou Manado. EBiomedik, 1(1).
Fraser, M. L., Meuleners, L. B., Lee, A. H., Ng, J. Q., & Morlet, N. (2013). Vision, quality of life and depressive symptoms after first eye cataract surgery. Psychogeriatrics, 13(4), 237–243.
Gürsoy, A., Candaş, B., Güner, Ş., & Yılmaz, S. (2016). Preoperative stress: An operating room nurse intervention assessment. Journal of PeriAnesthesia Nursing, 31(6), 495–503.
Honeyman, C., & Davison, J. (2016). Patients’ experience of adolescent idiopathic scoliosis surgery: a phenomenological analysis. Nursing Children and Young People, 28(7).
Ilyas, S., & Yulianti, S. R. (2014). Ilmu penyakit mata edisi kelima. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Jabbarvand, M., Hashemian, H., Khodaparast, M., Jouhari, M., Tabatabaei, A., & Rezaei, S. (2016). Retraction notice to: Endophthalmitis Occurring after Cataract Surgery: Outcomes of More Than 480 000 Cataract Surgeries, Epidemiologic Features, and Risk Factors. Elsevier.
Kementerian Kesehatan RI. (2014). Infodatin (Situasi Gangguan Penglihatan Dan Kebutaan). Kementerian Kesehatan RI, 53(9), 1689–1699.
Kuraesin, N. D. (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pasien yang akan menghadapi operasi di RSUP Fatmawati tahun 2009.
Nilla Murtiningrum. (2016). Gambaran Karakteristik Klien Katarak Di Puskesmas Sumbersari Kabupaten Jember.
Nursalam. (2016). Metode Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis (A. Suslia (ed.); 4th ed.). Salemba Medika.
Nursalam. (2017). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Pendekatan Praktis. Edisi 4. Salemba Medika.
Panonsih, R. N., Effendi, A., Artini, I., & Permata, P. E. (2020). Hubungan Pendidikan Dan Pekerjaan Dengan Kualitas Hidup Gay, Transgender, dan LSL. ARTERI : Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(3), 219–225. https://doi.org/10.37148/arteri.v1i3.63
Sentralis, O. A. R. (2019). KEDARURATAN MATA Definisi. Buku Ajar Ilmu Kesehatan Mata, 286.
Vellyana, D., Lestari, A., & Rahmawati, A. (2017). Faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pada pasien preoperative di RS Mitra Husada Pringsewu. Jurnal Kesehatan, 8(1), 108–113.
Wahyuni, S. A. (2015). Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Perioperatif Katarak Dengan Tingkat Kecemasan Pada Klien Pre Operasi Katarak di RSD dr. Soebandi Jember.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Proposed policy for journals offering open access. The requirements for authors are as follows:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication simultaneously under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) license. This license allows others to copy and redistribute the material in any medium or format, including remixing, transforming, and building upon the material for any purpose, even commercially
- .Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their websites), such as on Garuda, Academia, ResearchGate, or other repositories, prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (see: The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.