GAMBARAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI 6-12 BULAN DI WILAYAH PUSKESMAS PASIRLAYUNG
DOI:
https://doi.org/10.51977/5t045084Keywords:
ASI eksklusif, menyusuiAbstract
Pemberian ASI eksklusif merupakan pemberian air susu ibu saja kepada bayi sejak lahir sampai usia enam bulan tanpa tambahan makanan atau minuman lain, kecuali obat, vitamin, dan mineral sesuai indikasi medis. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan dukungan suami dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6–12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Pasirlayung Kota Bandung. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah ibu yang memiliki bayi usia 6–12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Pasirlayung Kota Bandung dengan jumlah responden sebanyak 96 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pemberian ASI eksklusif. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memberikan ASI eksklusif sebanyak 61 responden (63,5%). Simpulan penelitian ini adalah sebagian besar ibu memberikan ASI eksklusif sebanyak 61 responden (63,5%) pada bayi usia 6–12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Pasirlayung Kota Bandung
Downloads
References
Assriyah, H., Indriasari, R., Hidayanti, H., Thaha, A. R., & Jafar, N. (2021). Hubungan pengetahuan, sikap, umur, pendidikan, pekerjaan, psikologis, dan inisiasi menyusu dini dengan pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Sudiang. Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia, 9(1), 1–8.
Dahlia, D. E., Wahyudi, A., Ekawati, D., & Suryanti, D. (2025). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif. Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan, 17(1), 1–10.
Dennis, C. L. (2021). Breastfeeding self-efficacy: A review of contributing factors and implications for breastfeeding outcomes. Journal of Human Lactation, 37(1), 1–12.
Fahriani, R., Rohsiswatmo, R., & Hendarto, A. (2024). Faktor yang memengaruhi pemberian ASI eksklusif pada bayi cukup bulan yang dilakukan inisiasi menyusu dini (IMD). Sari Pediatri, 15(6), 394–402. https://doi.org/10.14238/sp15.6.2014.394-402
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil kesehatan Indonesia 2024. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Lordan, R., Tsoupras, A., Mitra, B., & Zabetakis, I. (2024). Breastfeeding and human milk: Nutritional, immunological, and physiological aspects. Nutrients, 16(1), 1–18.
Meek, J. Y., & Noble, L. (2022). Policy statement: Breastfeeding and the use of human milk. Pediatrics, 150(1), e2022057988. https://doi.org/10.1542/peds.2022-057988
Nursalam. (2020). Metodologi penelitian ilmu keperawatan: Pendekatan praktis (Edisi 5). Salemba Medika.
Nurkamila, H. H., & Puspitasari, N. (2024). Literature review: Pengaruh dukungan suami terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 9(10), 5677–5684. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v9i10.16721
Susilawati, S., & Mayasari, D. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Batujaya Karawang. Holistik Jurnal Kesehatan, 18(5), 600–610.
Tojin, T., Eapen, T., & colleagues. (2023). Desain penelitian dan pendekatan metodologis dalam penelitian kuantitatif.
World Health Organization. (2023). Infant and young child feeding. World Health Organization.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 anggi saputra, evi nurzanah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




.png)
.png)