PENGARUH VIDEO EDUKASI PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KEGAWATDARURATAN TERSEDAK PADA ANAK TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU
DOI:
https://doi.org/10.51977/rpjr4p69Keywords:
ibu, Kegawatdaruratan, pengetahuan, tersedak, video edukasiAbstract
Latar belakang: Tersedak merupakan kegawatdaruratan yang sering dialami anak balita yang dapat menyebabkan hipoksia, kerusakan otak, hingga kematian bila tidak segera ditangani. Pengetahuan ibu tentang pencegahan dan penanganan tersedak sangat penting untuk menentukan keberhasilan pertolongan pertama. Video edukasi menjadi salah satu alternatif karena memadukan gambar dan suara sehingga lebih mudah dipahami.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media video edukasi terhadap tingkat pengetahuan ibu tentang pencegahan dan penanganan tersedak pada anak.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental one group pretest–posttest pada 37 ibu yang memiliki anak usia 1–5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Ibrahim Adjie, Posyandu Cibangkong RW 11. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen berupa kuesioner pengetahuan tersedak 21 item skala Guttman yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon signed rank.
Hasil: Sebelum intervensi, pengetahuan ibu berada pada kategori baik (54,1%), cukup (43,2%), dan kurang (2,7%). Setelah diberikan video edukasi, sebagian besar responden berada pada kategori baik (94,6%), sebagian kecil cukup (5,4%), dan tidak ada lagi responden yang berada dalam kategori kurang. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -3,693 dengan p = 0,000 (p < 0,05) yang berarti terdapat perbedaan bermakna antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi.
Kesimpulan: Video edukasi pencegahan dan penanganan tersedak berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan ibu. Media ini dapat direkomendasikan sebagai salah satu media edukasi di posyandu dan puskesmas untuk meningkatkan kesiapsiagaan ibu menghadapi kejadian tersedak pada anak.
Downloads
References
Abilowo, A., Yulia, A., Lubis, S., & Aini, S. N. (2024). Tingkat pengetahuan ibu tentang pertolongan pertama anak tersedak di tanjung pandan. Jurnal Ners, 8, 807–810.
Arsyad, G., Silfia, N. nita, & Faina. (2021). Pemberian makanan pendamping air susu
ibu (MPASI) (tinjauan melalui emotional demonstration, pengetahuan dan sikap ibu).
Karim, D., Dewi, W. N., Bayhakki, B., Erwin, E., Huda, N., Woferst, R., Azzahra, A., Anjely, S., Hunafa, Z., & Aswan, M. F. (2024). Peningkatan Kemampuan Masyarakat dalam Mengenal dan Memberikan Pertolongan Awal Pada Korban Tersedak. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 7(3), 1073–1082. https://doi.org/10.33024/jkpm.v7i3.13088
Lensi, Y., Wandani, R., & Wardiyah, A. (2024). Pendidikan kesehatan penatalaksanaan tersedak pada keluarga yang memiliki balita di Perumnas Wayhalim Bandar Lampung. 3(4), 147–155.
Noerjoedianto, D., Oktafiani, A., Adelia, R., & Salsamila, V. D. (2023). PENERAPAN MEDIA VIDEO ANIMASI DALAM PENINGKATAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT SISWA KELAS 1 SDN 68 SIMPANG MERSAM. Volume 1,.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurul Iklima, Dian Fajar Lestari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




.png)
.png)