Penerapan Metode Naïve Bayes Classifier Untuk Mendeteksi Emosi Pada Komentar Media Sosial
DOI:
https://doi.org/10.51977/jti.v2i1.156Keywords:
Text Mining, Klasifikasi, Deteksi Emosi, Naive Bayes ClassifierAbstract
Keadaan psikologis yang dimiliki setiap orang diantaranya adalah emosi. Keadaan tersebut juga digunakan untuk membentuk hubungan atau menyampaikan pesan antara penulis dengan pembaca. Penetrasi internet yang semakin tinggi membuat gaya hidup masyarakat semakin berubah. Gaya hidup semakin terpengaruh oleh media sosial, sehingga membuat penyampaian informasi dan gagasan menjadi sangat bebas. Informasi dan gagasan tersebut selalu mengandung emosi dari penulisnya. Baik emosi marah, takut, bahagia, ataupun sedih. Pada penelitian ini akan diterapkan model text mining untuk melakukan deteksi melalui proses klasifikasi. Metode yang digunakan adalah naive bayes classifier. Sedangkan dataset yang digunakan sudah diberikan kelas oleh peneliti sebelumnya menggunakan best-worst scaling. Tantangan dari dataset ini adalah melakukan dari kalimat atau teks ke dalam 4 kategori emosi yaitu anger, fear, joy, dan sadness. Dari beberapa penelitian sebelumnya metode naive bayes classifier mampu menghasilkan akurasi yang cukup tinggi. Dengan diterapkan pada dataset emosi yang mempunyai karakter berbeda dari dataset kebanyakan, metode tersebut masih mampu memberikan kinerja yang baik dalam klasifikasi.
Kata Kunci:Text Mining, Klasifikasi, Deteksi Emosi, NaïveBayes Classifier
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Pemberitahuan Hak Cipta
Usulan kebijakan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka Syarat yang dibutuhkan penulis adalah sebagai berikut:
1. Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama secara bersamaan di bawah lisensi di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0), yang mengizinkan orang lain untuk menyalin dan mendistribusikan ulang materi ini dalam bentuk atau format apa pun termasuk menyusun, memodifikasi, dan membuat turunan materi ini untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
2. Penulis dapat membuat pengaturan kontrak terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi dekaden publikasi jurnal (misalnya mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mengakui publikasi aslinya di jurnal ini.
3. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting artikel secara online (misalnya di repositori institusional atau di situs web mereka) seperti pada Garuda, Academia, researchgate atau repository lainnya sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif dan kutipan artikel yang diterbitkan lebih awal dan lebih maju (periksa: Efek Akses Terbuka)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








