PENERAPAN PARTICLE SWARM OPTIMIZATION PADA DETEKSI UJARAN KEBENCIAN DALAM PLATFORM TWITTER
DOI:
https://doi.org/10.51977/jti.v5i2.1340Keywords:
SVM, PSO, Naïve Bayes, Optimasi, Ujaran KebencianAbstract
Media sosial telah menjadi sarana komunikasi yang sangat umum dipakai. Media sosial daring kini telah luas digunakan untuk pemasaran, pariwisata, dan juga penyebaran berita. Tingginya angka pengguna media sosial juga meningkatkan kemungkinan terdapatnya ujaran kebencian pada media tersebut. Ujaran kebencian adalah suatu bentuk tindakan komunikasi dalam bentuk provokasi, hasutan, atau hinaan kepada suatu individu atau kelompok dalam hal suku, agama, ras, kewarganegaraan dan lainnya. Riset ini mengumpulkan data cuitan dari Twitter menggunakan Application Programming Interface yang sudah disediakan oleh Twitter. Cuitan tersebut disimpan dan ditandai secara manual mana yang termasuk ujaran kebencian, dan mana yang bukan. Data cuitan diklasifikasi menggunakan metode Random Forest, k-Nearest Neighbour, Naïve Bayes dan Support Vector Machine. Hasil klasifikasi dicatat dan dilanjutkan dengan penerapan Particle Swarm Optimiziation. Hasil penerapan PSO dibandingkan dan didapati bahwa nilai akurasi yang tertinggi didapat oleh metode SVM yang dioptimasi dengan PSO dengan nilai akurasi sebesar 75.49%. Sedangkan metode Naïve Bayes memiliki kenaikan akurasi paling tinggi setelah dioptimasi sebesar 4.02%.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Pemberitahuan Hak Cipta
Usulan kebijakan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka Syarat yang dibutuhkan penulis adalah sebagai berikut:
1. Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama secara bersamaan di bawah lisensi di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0), yang mengizinkan orang lain untuk menyalin dan mendistribusikan ulang materi ini dalam bentuk atau format apa pun termasuk menyusun, memodifikasi, dan membuat turunan materi ini untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
2. Penulis dapat membuat pengaturan kontrak terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi dekaden publikasi jurnal (misalnya mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mengakui publikasi aslinya di jurnal ini.
3. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting artikel secara online (misalnya di repositori institusional atau di situs web mereka) seperti pada Garuda, Academia, researchgate atau repository lainnya sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif dan kutipan artikel yang diterbitkan lebih awal dan lebih maju (periksa: Efek Akses Terbuka)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








