PENERAPAN DATA MINING UNTUK KLASIFIKASI PENYAKIT HEPATOCELLULAR CARCINOMA MENGGUNAKAN ALGORITMA NAÏVE BAYES
DOI:
https://doi.org/10.51977/jti.v3i1.403Keywords:
Penyakit Hepatocelullar Carcinoma, HCC Survival Data Set, Naïve Bayes, Klasifikasi.Abstract
Hepatocellular Carcinoma merupakan tumor ganas hati primer yang berasal dari hepatosit. Dalam dasawarsa terakhir terjadi perkembangan yang cukup berarti menyangkut penyakit Hepatocellular Carcinoma. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan tingkat kemungkinan hidup pasien yang telah di diagnosis menderita penyakit Hepatocellular Carcinoma dengan menggunakan penerapan metode data mining serta melakukan pengukuran terhadap performa algoritma Naïve Bayes dengan mengacu kepada Confusion Matrix dan Kurva ROC. Data sekunder yang digunakan merupakan data publik yang bernama HCC Survival Data Set yang dirilis pada tahun 2017 dan diperoleh dari website UCI Machine Learning Repository. Algortima Naïve Bayes merupakan salah satu algoritma yang terdapat dalam metode data mining yang menerapkan Teori Keputusan Bayes pada teknik klasifikasi dengan menggunakan cara pendekatan statistik yang bersifat fundamental dalam pengenalan pola. Teknik validasi yang digunakan menggunakan teknik 10-Fold Cross-Validation dengan rasio pembagian data sebesar 90:10. Perangkat lunak yang digunakan adalah RapidMiner Studio v9.5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil performa algoritma Naïve Bayes yang diukur menggunakan Confussion Matrix dengan nilai yang dihasilkan berupa nilai Akurasi sebesar 70,30%, Presisi sebesar 73,53% dan Recall sebesar 77,32% serta hasil performa yang diukur menggunakan Kurva ROC (Receiver Operating Characteristic) dengan nilai yang dihasilkan berupa nilai AUC sebesar 0.783 yang termasuk dalam kategori Fair Classification atau kategori Klasifikasi Cukup.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Proposed policy for journals offering open access. The requirements for authors are as follows:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication simultaneously under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) license. This license allows others to copy and redistribute the material in any medium or format, including remixing, transforming, and building upon the material for any purpose, even commercially
- .Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their websites), such as on Garuda, Academia, ResearchGate, or other repositories, prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (see: The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.