PENERIMAAN TEKNOLOGI DALAM PENDIDIKAN STUDI KASUS: CALON GURU DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.51977/jti.v4i2.879Keywords:
Penerimaan Teknologi, Calon Guru, Technology Acceptance Model (TAM)Abstract
Penelitian ini mencoba untuk menguji penerimaan calon guru terhadap penggunaan teknologi dalam pendidikan dengan menggunakan metode Technology Acceptance Model (TAM) sebagai pendekatan analisis. Ada Empat faktor TAM yaitu Persepsi Kemudahan Penggunaan (Perceived Ease of Use), Persepsi Manfaat (Perceived usefulness), sikap terhadap penggunaan komputer (Attitude Toward Computer Use), dan niat untuk menggunakan (Intention to Use). Niat Perilaku digunakan sebagai faktor model evaluasi untuk mengukur penerimaan teknologi oleh calon guru dan total empat hipotesis diajukan. Sebuah kuesioner online dilakukan untuk mengekstraksi informasi dari calon guru di berbagai universitas di Indonesia dan total responden sebanyak 120 responden dikumpulkan. Hasil analisis menjelaskan bahwa penerimaan untuk penggunaan Teknologi dapat dijelaskan oleh faktor-faktor yang dievaluasi. Temuan kami menggambarkan bahwa dari empat hipotesis terdapat tiga hipotesis yang memiliki konstruk yang saling terkait (diterima) sedangkan satu hipotesis yaitu Persepsi Manfaat (Perceived usefulness) kepada sikap terhadap penggunaan komputer (Attitude Toward Computer Use) tidak saling terkait (ditolak). Untuk menjelaskan perilaku calon guru terhadap penggunaan teknologi dalam Pendidikan, sikap terhadap penggunaan komputer (Attitude Toward Computer Use) ditentukan sebagai faktor kunci.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Pemberitahuan Hak Cipta
Usulan kebijakan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka Syarat yang dibutuhkan penulis adalah sebagai berikut:
1. Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama secara bersamaan di bawah lisensi di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0), yang mengizinkan orang lain untuk menyalin dan mendistribusikan ulang materi ini dalam bentuk atau format apa pun termasuk menyusun, memodifikasi, dan membuat turunan materi ini untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
2. Penulis dapat membuat pengaturan kontrak terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi dekaden publikasi jurnal (misalnya mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mengakui publikasi aslinya di jurnal ini.
3. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting artikel secara online (misalnya di repositori institusional atau di situs web mereka) seperti pada Garuda, Academia, researchgate atau repository lainnya sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif dan kutipan artikel yang diterbitkan lebih awal dan lebih maju (periksa: Efek Akses Terbuka)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








