Protokol Kesehatan Covid-19 di Destinasi Wisata Pasar Kebon Empring

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Aisha Astriecia
Septi Riana Dewi

Abstract

Destinasi Wisata Pasar Kebon Empring (Bonpring) merupakan salah satu destinasi yang baru berjalan dua tahun sebelum munculnya pandemi Covid-19. Masuknya virus Covid-19 di Yogyakarta mengakibatkan ditutupnya beberapa destinasi wisata salah satunya Bonpring. Penutupan tersebut berdampak besar bagi perekonomian masyarakat setempat karena destinasi wisata ini sepenuhnya dilakukan oleh masyarakat sekitar. Pengelola yang merasa bertanggung jawab atas kegelisahan warga segera mendiskusikannya pada Dinas Pariwisata Bantul untuk menemukan titik tengah. Pada Juli 2020, destinasi ini diijinkan untuk dibuka kembali setelah dilaksanakannya sosialisasi pelaksanaan kegiatan wisata dengan starndar protokol kesehatan. Tujuan pelaksanaan penelitian ini adalah untuk melihat ketertiban pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 pada destinasi wisata. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang menggunakan instrumen penelitian berdasarkan pedoman pelaksanaan kegiatan wisata di masa pandemi Covid-19. Berdasarkan hasil observasi, Bonpring telah melakukan sebagaian besar standar protokol kesehatan dalam melaksanakan kegiatan wisata. Namun, pemantauan kepada pedagang untuk menggunakan masker dengan baik masih perlu ditingkatkan. Selain itu Bonpring belum rutin untuk melakukan pembersiahan area menggunakan disinfektan. Secara umum Bonpring telah memberikan upaya yang baik dalam menerapkan kegiatan wisata dengan standar protokol kesehatan Covid-19. Namun, pengawasan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan wisata harus lebih ditingkatkan.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Astriecia, A., & Dewi, S. R. (2022). Protokol Kesehatan Covid-19 di Destinasi Wisata Pasar Kebon Empring. Jurnal Kajian Pariwisata, 4(2), 88-99. https://doi.org/10.51977/jiip.v4i2.870

References

Bantul, D. P. (2020, Juni). Panduan Covid-19 Sektor Pariwisata: Bantul Tourism Facing New Normal. Yogyakarta.
Harian, J. (2020, Agustus Rabu). Harian Jogja. From Harian Jogja: https://jogjapolitan.harianjogja.com/read/2020/08/19/511/1047554/pasar-kuliner-kebon-empring-di-piyungan-mulai-padat-wisatawan
Jonathan, D., Ghani, Y. A., & Priyanto, R. (2021). PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN REVISIT INTENTION TAMU DI INTERCONTINENTAL BANDUNG DAGO PAKAR . Jurnal Sains Manajemen, 3(2), 95-104. https://doi.org/10.51977/sainsm.v3i2.564
Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor Hk.01.07/Menkes/382/2020
Tentang Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka
Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)
Kemenparekraf. (2020, Agustus). Panduan Pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan di Daya Tarik Wisata.
Morgan, M., Lugosi, P., & Ritchie, J. B. (2010). The Tourism and Leisure Experience: Consumer and Managerial Perspectives. Great Britain: Chanel View Publication.
Nazir, M. (2014). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.
Paramita, I. G., & Putra, I. G. (2020). New Normal Bagi Pariwisata Bali di Masa Pandemi Covid 19. Jurnal Ilmiah Pariwisata Agama dan Budaya, 57-65.
Rangkuti, F. (2006). Measuring Costumer Satisfaction: Gaining Customer Relationship Strategy Teknik Mengukur dan Strategi Meningkatkan Kepuasan Pelanggan & Analisis Kasus PLN-JP. Jakarta:: Gramedia.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryadana, L. (2013). Sosiologi Pariwisata. Bandung: Humaniora.
Suwena, I. K., & Widyatmaja, I. G. (2017). Pengetahuan Dasar Ilmu Pariwisata. Bali: Pustaka Larasan.
Utama, I. G. (2017). Pemasaran Pariwisata. Yogyakarta: ANDI.
Yuliana, M., & Mutia, T. (2017). Respon Wisatawan Terhadap Pelayanan dan Pengelolaan Objek Wisata Planet Garden di Dusun Kebun Tatar Kelurahan Kelayu Utara Kecamatan Selong Lombok Timur. Geodika, 1, 15-21.