Protokol Kesehatan Covid-19 di Destinasi Wisata Pasar Kebon Empring
DOI:
https://doi.org/10.51977/jiip.v4i2.870Keywords:
new normal, tourism, tourist destination, implementation, covid-19Abstract
Destinasi Wisata Pasar Kebon Empring (Bonpring) merupakan salah satu destinasi yang baru berjalan dua tahun sebelum munculnya pandemi Covid-19. Masuknya virus Covid-19 di Yogyakarta mengakibatkan ditutupnya beberapa destinasi wisata salah satunya Bonpring. Penutupan tersebut berdampak besar bagi perekonomian masyarakat setempat karena destinasi wisata ini sepenuhnya dilakukan oleh masyarakat sekitar. Pengelola yang merasa bertanggung jawab atas kegelisahan warga segera mendiskusikannya pada Dinas Pariwisata Bantul untuk menemukan titik tengah. Pada Juli 2020, destinasi ini diijinkan untuk dibuka kembali setelah dilaksanakannya sosialisasi pelaksanaan kegiatan wisata dengan starndar protokol kesehatan. Tujuan pelaksanaan penelitian ini adalah untuk melihat ketertiban pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 pada destinasi wisata. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang menggunakan instrumen penelitian berdasarkan pedoman pelaksanaan kegiatan wisata di masa pandemi Covid-19. Berdasarkan hasil observasi, Bonpring telah melakukan sebagaian besar standar protokol kesehatan dalam melaksanakan kegiatan wisata. Namun, pemantauan kepada pedagang untuk menggunakan masker dengan baik masih perlu ditingkatkan. Selain itu Bonpring belum rutin untuk melakukan pembersiahan area menggunakan disinfektan. Secara umum Bonpring telah memberikan upaya yang baik dalam menerapkan kegiatan wisata dengan standar protokol kesehatan Covid-19. Namun, pengawasan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan wisata harus lebih ditingkatkan.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





.png)
.png)