Ekowisata Nglanggeran sebagai Model Green Tourism dalam Edukasi Kesadaran Lingkungan
DOI:
https://doi.org/10.51977/r09jek97Keywords:
ekowisata, green tourism, kesadaran lingkungan, Nglanggeran, pemberdayaan masyarakatAbstract
Ecotourism is one of the sustainable tourism approaches that emphasizes environmental conservation, community empowerment, and visitor education. This article discusses Nglanggeran Ecotourism in Gunungkidul Regency, Special Region of Yogyakarta, as a model of green tourism that effectively fosters environmental awareness. This study employs a descriptive qualitative approach using observation, in-depth interviews, and documentation techniques. The research findings indicate that the success of Nglanggeran ecotourism management lies not only in its natural beauty and geological uniqueness but also in the active participation of the local community in preserving the environment, as well as the application of ecotourism principles in tourism activities. Environmental education is carried out through various programs such as conservation training, the establishment of waste banks, and outreach activities for tourists and students. Thus, Nglanggeran Ecotourism serves as a tangible example of green tourism implementation that can sustainably provide ecological, social, and economic benefits.
Ekowisata merupakan salah satu pendekatan pariwisata berkelanjutan yang menekankan pada pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat lokal, serta edukasi kepada wisatawan. Artikel ini membahas Ekowisata Nglanggeran di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, sebagai model green tourism yang efektif dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei untuk mengukur persepsi dan tingkat kesadaran masyarakat serta wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pengelolaan ekowisata Nglanggeran tidak hanya terletak pada keindahan alam dan keunikan geologisnya, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat lokal dalam menjaga kelestarian lingkungan, serta penerapan prinsip-prinsip ekowisata dalam kegiatan wisata. Edukasi lingkungan dilakukan melalui berbagai program seperti pelatihan konservasi, pembuatan bank sampah, serta penyuluhan kepada wisatawan dan pelajar. Dengan demikian, Ekowisata Nglanggeran menjadi contoh nyata penerapan green tourism yang mampu memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi secara berkelanjutan.
Downloads
References
Afif, F., & Aisyianita, R. A. (2023). Ekowisata di Desa Jatimulyo Kulonprogo, benang merah konservasi burung dan pariwisata. Pariwisata. https://pdfs.semanticscholar.org/1fad/695d7ddbaaa354c32761021458b406b4b514.pdf
Ahmadi, M. A., & Mahargyani, P. A. (tahun). Pengaruh kesadaran lingkungan (green awareness) akan keputusan pembelian konsumen: Literature review. Journal of Finance, Business and Economics. https://e-journal.unu-jogja.ac.id/fe/index.php/j-fine/article/view/10
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/074959789190020T
Bramwell, B., & Lane, B. (2012). Tourism Governance: Critical Perspectives on Governance and Sustainability. Routledge.
Buckley, R. (2002). Tourism ecolabels. Annals of Tourism Research, 29(1), 183–208.
Buckley, R. (2009). Ecotourism: Principles and Practices. CABI.
Bu?ar, K., Van Rheenen, D., & Hendija, Z. (2019). Ecolabelling in tourism: The disconnect between theory and practice. Tourism, 67(4), 365–374.
Budeanu, A. A. (2007). Sustainable tourist behavior–A discussion of opportunities for change. International IJC, 31(5), 499-508.
Budiatiningsih, M., Putri, B. P., &Dini, M. F. (2024). Keberhasilan penerapan konsep pariwisata berbasis masyarakat: Studi kasus di Desa Wisata Nglanggeran. Jurnal Ilmiah Hospitality. https://ejournal.stpmataram.ac.id/JIH/article/view/3380
Ceballos-Lascuráin, H. (1996). Tourism, Ecotourism and Protected Areas: The State of Nature-Based Tourism Around the World and Guidelines for Its Development. IUCN Publications.
Gössling, S., Hall, C. M., & Weaver, D. (2009). Sustainable Tourism Futures: Perspectives on Systems, Restructuring, and Innovations. Routledge.
Hall, C. M. (2019). Tourism and Innovation. Routledge.
Hasanah, A., Hindrayani, A., & Noviani, L. (2023). Pengaruh kesadaran lingkungan dan iklan hijau terhadap keputusan pembelian produk hijau. Jurnal Ilmu Ekonomi (JIE).
Herawati, N., & Winarno, S. B. (2020). Analisis daya tarik wisata pendukung kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran, Yogyakarta. Journal of Tourism and Economic, 3(1), 58–70. https://jurnal.stieparapi.ac.id/index.php/jtec/article/view/103
Hermawati, P. R. (2020). Komponen kepariwisataan dan pengembangan community-based tourism di Desa Wisata Nglanggeran. Jurnal Pariwisata.
Husniyah, J. F., Dewanti, S. N., & Cahyani, S. N. (2024). Evaluasi penerapan eco-label dalam pengembangan ekowisata di Desa Wisata Nglanggeran, Yogyakarta. Jurnal Pariwisara Nasional. https://journal.ugm.ac.id/tourism_pariwisata/article/viewFile/42-64/39592
Ihsyaluddin, & Mane. (2022). Kesadaran lingkungan dalam tindakan nyata. Diakses dari. https://www.academia.edu/download/97232704/12717.pdf
Indrayana, A., Febriyantoko, D., & Putra, T. P. (2024). Strategi branding community Desa Wisata Giriasih Gunungkidul sebagai destinasi ekowisata dan budaya. Jurnal Pengabdian Seni. https://journal.isi.ac.id/index.php/JPS/article/view/14081/0
Irawati, N., Lestari, H. D., & Kesuma, W. P. (2024). Upaya penguatan nilai kearifan lokal Desa Wisata Nglanggeran Gunung Kidul secara berkelanjutan. Jurnal Stipram. https://ejournal.stipram.ac.id/index.php/kepariwisataan/article/viewFile/158/135
Lee, C.-K., & Han, S. (2018). Tourist behavior and community-based ecotourism: A framework for sustainability. Journal of Sustainable Tourism, 26(3), 345–359.
Mowforth, M., & Munt, I. (2016). Tourism and Sustainability: Development, Globalisation and New Tourism in the Third World. Routledge.
Ni Ketut, R. (2021). Pariwisata adalah pisau bermata dua. Jurnal Inovasi Penelitian. https://ejournal.stpmataram.ac.id/JIP/article/view/92
Nujuliyani, S., Tirto, D. S., Azhari, Y., Widodo, P., Saragih, H. J. R., & Sukendro, A. (2023). Strategi pemerintah NTB dalam mencegah konflik WNA dan masyarakat Provinsi NTB guna mendukung keamanan nasional. Jurnal Kewarganegaraan. https://journal.upy.ac.id/index.php/pkn/article/view/4808/2952
Nurmalika, A., & Sisdianto, E. (2025). Pengaruh kesadaran lingkungan terhadap penerapan akuntansi lingkungan di sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Jurnal Riset Manajemen dan Ekonomi.
Pratiwi, E. N. D., et al. (2024). The Role of Servicescape, Green Tourism, and Destination Image on Tourists' Return Visit Interest through Satisfaction to Nglanggeran Tourism Village. ResearchGate. https://www.researchgate.net/publication/377781239
Purba, B., Situmorang, E. A. A., Tamaria, D. F. S., & Manurung, T. (2024). Potensi sumber daya alam dalam mengembangkan sektor pariwisata di Indonesia. Economic Reviews Journal. https://www.mes-bogor.com/journal/index.php/mrj/article/view/308
Richards, G., & Hall, D. (2000). Tourism and Sustainable Community Development. Routledge.
Saarinen, J. (2020). Sustainable Tourism: A Theoretical Approach. Routledge.
Saripurnadinata, R. (2022). Strategi pengembangan ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran sebagai penunjang pertumbuhan ekonomi di Gunungkidul Yogyakarta. Business and Economic Analysis Journal. https://journal.unnes.ac.id/nju/beaj/article/view/38078/13679
Sarma, A., Johan, A., & Shafira, N. (2022). Peran Kesadaran Ekolabel, Green Marketing Mix, dan Citra Merek terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Produk AQUA Life di Indonesia. IPB Repository. https://repository.ipb.ac.id/jspui/handle/123456789/112660
Smith, M. K., & Robinson, M. (2006). Cultural Tourism in a Changing World: Politics, Participation and (Re)presentation. Channel View Publications.
South China Morning Post (2024). A New Tourism Model: How Indonesia’s Nglanggeran Village is Run by Locals. SCMP. https://www.scmp.com/lifestyle/travel-leisure/article/3261538
Stern, P. C. (2000). Toward a coherent theory of environmentally significant behavior. Journal of Social Issues. https://spssi.onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/0022-4537.00175
Suherman, A. A., & Puspaningrum, A. (2023). Pengaruh green marketing, green brand image, dan green trust terhadap purchase decision. Jurnal Pemasaran dan Perilaku Konsumen .
Weaver, D. (2011). Sustainable Tourism: Theory and Practice. Routledge.
Yuniati, W. (2021). Peran Eco-Label dalam Keputusan Wisatawan Memilih Destinasi Wisata Ramah Lingkungan. Jurnal Pariwisata dan Lingkungan, 8(1), 89-102.
Zahra, S. K., & Rohman, F. (2024). Pengaruh green marketing, green perceived value, dan green brand image terhadap purchase intention. Jurnal Manajemen Pemasaran dan Perilaku Konsumen.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Kajian Pariwisata

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





.png)
.png)