Gambaran Keaktifan Kunjungan Balita di Posyandu Wilayah UPTD Puskesmas Babakan Sari Kota Bandung
DOI:
https://doi.org/10.51977/mhz7st11Keywords:
balita, keaktifan kunjungan, posyanduAbstract
Keaktifan kunjungan balita ke posyandu merupakan salah satu indikator penting dalam pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak. Kunjungan yang rutin memungkinkan balita memperoleh pelayanan kesehatan dasar seperti penimbangan berat badan, imunisasi, pemberian vitamin A, dan pemantauan status gizi secara berkala. Rendahnya keaktifan kunjungan balita dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan tidak terdeteksi sejak dini. Oleh karena itu, diperlukan gambaran mengenai keaktifan kunjungan balita ke posyandu sebagai bahan evaluasi pelayanan kesehatan masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keaktifan kunjungan balita di Posyandu wilayah UPTD Puskesmas Babakan Sari Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 12–59 bulan di wilayah UPTD Puskesmas Babakan Sari Kota Bandung sebanyak 40 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Instrumen penelitian menggunakan lembar checklist berdasarkan data kunjungan balita ke posyandu. Analisis data dilakukan secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 40 responden, hampir seluruh balita memiliki kunjungan rutin ke posyandu yaitu sebanyak 36 balita (90%), sedangkan balita dengan kunjungan tidak rutin sebanyak 4 balita (10%). Hasil ini menunjukkan bahwa keaktifan kunjungan balita di Posyandu wilayah UPTD Puskesmas Babakan Sari Kota Bandung tergolong baik.
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar balita telah melakukan kunjungan rutin ke posyandu. Diharapkan petugas kesehatan dan kader posyandu dapat mempertahankan serta meningkatkan keaktifan kunjungan balita melalui edukasi kesehatan dan pembinaan secara berkelanjutan kepada ibu balita.
Downloads
References
Astutik, R. Y., & Palupi, M. (2019). Modul Pelatihan Program “Kuwat” pada Wanita Menopouse oleh Kader Posyandu (E. Vega, Ed.; I). CV. Pustaka Abadi.
Cendani. (2021). Literature Review: Peran Kader Posyandu Terhadap Pemberdayaan Masyarakat. Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone, Juni, 107–116.
Dahlia, H., Kartasurya, M. I., & Arso, S. (2022). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Ibu Balita ke Posyandu pada Masa Pandemi COVID-19: Literature Review. 5(9), 1032–1037.
Dian, S. (2023). Peranan Kader Posyandu Sebagai Upaya Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Kegiatan Posyandu (Studi Kasus Posyandu Melati 2 Kelurahan Gunungsari Kecamatan Dukuh Pakis Kota Surabaya Jawa Timur). Jurnal Penelitian Administrasi Publik, 3(06).
Dinas Kesehatan Kota Bandung. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Barat Tahun 2023.
Fitriani, I., Istiqamah, & Haryono, I. A. (2023). Faktor Yang Mempengaruhi Keaktifan Orang Tua Balita Dalam Kegiatan Posyandu Di Puskesmas Sebatung Kabupaten Kotabaru. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan Indonesia, 3(3), 53–66. https://doi.org/10.55606/jikki.v3i3.2079
Hanifa, N., & Agustinasari. (2021). Pengaruh tingkat penghasilan keluarga terhadap kunjungan balita ke posyandu. Jurnal Kesehatan Komunitas, 6(2), 112–118.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia tahun 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Koy, T. Y., Sinaga, M., & Dodo, D. O. (2024). Kajian Aktivitas Kader dalam Pelaksanaan Kegiatan Posyandu Balita (Studi Kasus di Puskesmas Binaus Kabupaten TTS). Manajemen Pelayanan Kesehatan, 2(1), 15. https://doi.org/10.47134/mpk.v2i1.3433
Kurniawan, A. (2021). Hubungan sikap ibu dengan keaktifan kunjungan balita ke posyandu. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 16(2), 95–102.
Lara, N., Putri, F., & Handayani, S. (2022). Pendidikan ibu dan pemanfaatan pelayanan kesehatan balita di posyandu. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(1), 66–73.
Martinah. (2022). Peran aktif kader terhadap keteraturan kunjungan balita di posyandu. Jurnal Kesehatan Terpadu, 3(2), 50–58.
Notoatmodjo, S.. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.
Nurhayani, H. S., Lisca, S. M., & Rizkiana, P. (2023). Hubungan Pengetahuan Ibu, Motivasi dan Peran Kader Terhadap Kunjungan Balita Ke Posyandu di Puskesmas Cikalong Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2023.
Nurlatifah, I., & Sari, R. M. (2022). Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Keaktifan Kunjungan Posyandu Balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nusantara, 5(1), 45–52. https://doi.org/10.33322/jkmn.v5i1.2022
Rochmawati, L., Kuswanti, I., & Melina, F. (2023). Edukasi dan Pemantauan Pertumbuhan Pada Balita Sebagai Upaya Deteksi Dini Risiko Stunting Melalui Pendampingan di Posyandu. Pengabdian Masyarakat Cendekia (PMC), 2(2), 48–51. https://doi.org/10.55426/pmc.v2i2.255
Saniati, R., Wibowo, A., & Rahman, F.. (2024). Fungsi posyandu dalam pemantauan pertumbuhan balita sebagai upaya pencegahan stunting. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(1), 40–48.
Setiawan, I., Studi, P., Publik, A., Tinggi, S., & Administrasi, I. (2024). Efektivitas Program Posyandu Balita Dalam. Jurnal Kebijakan Publik, 1, 343–350.
Suherlis. (2024). Faktor Determinan Kunjungan Ibu Pada Penimbangan Anak Usia 12-59 Bulan di Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Pagambiran Kota Padang.
Supri, A., & Zulfira, R. (2024). Faktor yang mempengaruhi kunjungan balita di Posyandu [Factors influencing toddler visits to Posyandu]. AACENDIKIA: Journal of Nursing, 3(1)
Wulandari, S., & Sari, N. R. (2022). Pengaruh Pekerjaan Ibu terhadap Frekuensi Kunjungan Posyandu Balita. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 10(3), 145–150. https://doi.org/10.15294/jikm.v10i3.2022
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hilman Mulyana, Febriska

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




.png)
.png)