IMPLEMENTASI FEATURE DRIVEN DEVELOPMENT PADA SISTEM INFORMASI ABSENSI DAN PENGGAJIAN (SISENJI) BERBASIS WEB
DOI:
https://doi.org/10.51977/jti.v6i2.1632Keywords:
Sistem Informasi, FDD, Agile, Asbensi, Penggajian.Abstract
Feature driven development salah satu model dalam metode agile yang mengutamakan fitur sebagai tujuan akhir, penggunaan Feature driven development dalam mengembangkan sistem cukup baik digunakan pada sistem menengah dan besar. Feature driven development digunakan dalam penelitian ini untuk membangun sistem absensi dan penggajian pada sebuah perusahan dengan karyawan yang cukup banyak dan memiliki beberapa cabang sehingga diperlukan sebuah sistem yang handal dan dapat mengurangi ketidak sesuaian data serta mengurangi tingkat kecurangan di lingkungan perusahaan karena saat ini masih menggunakan sistem berbasis desktop sehingga memerlukan pengiriman data absensi dari perusahaan cabang ke perusahaan pusat untuk melakukan perhitungan gaji, sistem informasi absensi dan penggajian (SISENJI) merupakan sistem yang di desain dan dibangun menggunakan metode FDD yang berdasarkan kebutuhan pengguna dari hasil obeservasi dan wawancara dengan pengguna, sejauh ini produk yang dihasilkan dari penelitian ini mendapat respon yang baik dari pengguna dan waktu pengembangan yang cukup singkat yaitu selama 90 hari kerja, sistem yang dibangun kemudian diuji bersama dengan pengguna dan mendapatkan hasil yang cukup memuaskan serta siap untuk di implemetasikan, untuk pengembangan kedepannya hanya perubahan sistem absensi dari login menggunakan web ke penggunaan kartu pegawai sebagai alat absensi.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Pemberitahuan Hak Cipta
Usulan kebijakan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka Syarat yang dibutuhkan penulis adalah sebagai berikut:
1. Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama secara bersamaan di bawah lisensi di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0), yang mengizinkan orang lain untuk menyalin dan mendistribusikan ulang materi ini dalam bentuk atau format apa pun termasuk menyusun, memodifikasi, dan membuat turunan materi ini untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
2. Penulis dapat membuat pengaturan kontrak terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi dekaden publikasi jurnal (misalnya mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mengakui publikasi aslinya di jurnal ini.
3. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting artikel secara online (misalnya di repositori institusional atau di situs web mereka) seperti pada Garuda, Academia, researchgate atau repository lainnya sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif dan kutipan artikel yang diterbitkan lebih awal dan lebih maju (periksa: Efek Akses Terbuka)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








