MANAJEMEN PENGEMBANGAN PROGRAM BERBASIS KOMPETENSI UNTUK MENINGKATKAN LIFE SKILL SISWA SMK PGRI JATISARI KABUPATEN KARAWANG

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Yuga Friatna
Purwadhi
Rian Andriani

Abstract

Penelitian yang berdujul Manajemen Pengembangan Program Berbasis Kompetensi Untuk Meningkatkan Life Skill Siswa SMK PGRI Jatisari Kab Karawang. Topik ini diangkat karena mutu pendidikan sekolah menengah kejuruan di Kabupaten Karawang belum sesuai dengan yang diharapkan. Teori yang menjadikan dasar penelitian POAC, Kompetensi, dan Manajemen Pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah instrument berbentuk wawancara, observasi partisipan dan dokumen tertulis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan pengembangan bahan ajar berbasis kompetensi untuk meningkatkan Soft Skill siswa SMK PGRI Jatisari Kabupaten Karawang. (2) Implementasi dan hasil program pengembangan bahan ajar berbasis kompetensi untuk meningkatkan Soft Skill siswa SMK PGRI Jatisari Kabupaten Karawang. (3) Masalah dan tantangan yang di hadapi oleh pimpinan SMK dalam meningkatkan soft skill di lingkungan SMK PGRI Jatisari Kabupaten Karawang. (4) Langkah perbaikan kedepan dalam meningkatkan life skill di lingkungan SMK PGRI Jatisari Kabupaten Karawang. Sekolah Menengah Kejuruan SMK PGRI Jatisari Kabupaten Karawang melakukan pengembangan program berbasis kompetensi untuk meningkatkan life skill siswa serta menjalin jejaring kemitraan baik melalui MoU antara kedua belah pihak  yaitu sekolah dan Dunia Usaha dan dunia Industri, namun demikian penyelenggaraan pengembangan program berbasis komptensi, peningkatan life skill serta jejaring kemitraanya masih memerlukan perbaikan dan peningkatan secara berkesinambungan dengan menerapkan fungsi manajemen dan mengoptimalkan alat-alat manajemen. Melakukan penyusunan atau pembuatan program strategik bahan ajar serta jejaring kemitraan melalui pengembangan manajemen kemitraan antara SMK PGRI Jatisari Kabupaten Karawang dengan DU/DI, dalam upaya meningkatkan life skill siswa dengan pembelajaran yang berkualitas sehingga mampu mengisi dan menjadi tenaga kerja yang dibutuhkan oleh dunia usaha dan industri.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

References

Alagmurai, S. (2006). SOLO, RASCH, QUEST, and Curriculum Evaluation. [Online]. Tersedia: http//www.aare.edu.au/96pap/alags96046.txt (20 Juli 2021)
Arikunto, S. (2002). Prosedur Penelitian. Jakarta :PT Rineka Cipta.
Badan Pusat Statistik Jakarta. 2018. Statistik Indonesia Tahun 2018. Jakarta : Badan Pusat Statistik.
Hardjosoedarmo, Soewarso. 1999. Total Quality Manajement.Yogyakarta Penerbit AANDI Yogyakarta.
Keputusan Menteri Pendidikan Nomor 0490 Tahun 1992. Tentang SMK, Jakarta : Depdiknas.
Keputusan Menteri Pendidikan Nomor 323 Tahun 1997. Tentang Kurikulum SMK dan Kemendikbud, Jakarta : Depdiknas.
Mulyasa, E. (2013). Pengembangan dan implementasi kurikulum 2013. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.
Rukmana, Nana. (2006) Strategig partnering For Educational Management, Model Manajemen Pendidikan Berbasis Kemitraan. Bandung: Alfabeta.
Sallis, (2008) Total Quality Management in Education. Manajemen Mutu Pendidikan. Alih Bahasa Ahmad Ali Riyadi.Jogjakarta: IRCisSoD.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003. Tentang Sistem Pendidikan Nasional, Jakarta : Depdiknas.
Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005. Tentang Sistem Pendidikan SMK, Jakarta : Undang-undang
Wahyudin, (2010). Implementasi Kebijakan Bantuan Operasional Sekolah Dalam peningkatan Mutu Pendidikan (Studi di SLTP Islam Miftahul Huda cipayung, MTS Miftahul Huda cipayung, dan MTS, Darul Qur’an Cisarua Kabupaten Bogor).PPS Uninus Bandung.