Memperkuat Kerukunan Warga Desa Rancamanyar Melalui Keterampilan Komunikasi

Authors

DOI:

https://doi.org/10.51977/jsa.v7i1.1736

Keywords:

Komunikasi, Kerukunan, Perubahan Sosial, PKM, Desa Rancamanyar

Abstract

Kerawanan yang menyebabkan instabilitas sosial potensial terjadi pada masyarakat transisi. Ciri transisi tergambar jelas pada masyarakat desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung. Desa yang tengah berubah menuju wujud sebuah kota ini menyimpan berbagai potensi membahayakan. Di antaranya, gangguan pada kerukunan dan kenyamanan lingkungan. Sebagai masyarakat transisi, kesulitan akan dialami ketika harus berubah ke arah suasana baru. Karena menuntut masyarakat untuk mengikuti arus perubahan dan meninggalkan adat dan kebiasaan yang telah lama terbentuk. Di dalam perubahan menuju kebiasaan baru ini terdapat hal paling mendasar, yakni, komunikasi. Ini berkenaan dengan bertebarannya simbol-simbol baru sebagai pembawa perubahan yang harus mendapat pemaknaan yang tepat dari masyarakat. Kemajuan sangat pesat serta merta mengubah kultur dan kebiasaan serta mengubah pola komunikasi yang sudah terbentuk. Menghadapi perubahan tersebut, warga harus memiliki keterampilan komunikasi, baik komunikasi praktis maupun kemampuan memaknai simbol-simbol yang bertebaran di tengah perubahan yang terjadi. Berkenaan dengan itu, dosen Ilmu Komunikasi bersama dengan mahasiswa Ilkom UKRI melaksanakan pengabdian di desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung. Tujuannya, untuk memberikan pemahaman dan keterampilan komunikasi kepada kader dan aktivis masyarakat desa agar mampu memperkuat kerukunan di tengah beragamnya simbol-simbol yang bertebaran sebagai konsekuensi dari heterogenitas penduduk. Agar mencapai tujuan, PKM menggunakan metode ceramah dengan disertai diskusi.  Hasilnya, masyarakat desa Rancamanyar berkomitmen memahami realitas perubahan dengan menerapkan sisi keilmuan komunikasi agar terpelihara kerukunan di antara sesama warga masyarakat.

References

Amelia, Prisca, Harijati Purwaningsih. (2021) “Desain Komik Digital Cerita Rakyat Desa Arjowilangun”. Dalam jurnal: Brikolase 13 (2), 1-4.

Abdul Yusuf. (2022) Interpretasi: Pengertian, Jenis, dan Contoh. https://penerbitbukudeepublish.com/materi/interpretasi/ [16 April 2022]

Daniar, Aninditya. (2020) “Kajian Visual Karakter Desain Webtoon Be A Poem”. Dalam jurnal: DESKOVI: Art and Design Journal 3 (2), 122-123.

Fatubun, Andres. (2017). Generasi Muda Melupakan Cerita Rakyat. https://www.ayobandung.com/bandung/pr-79617641/generasi-muda-lupakan-cerita-rakyat [18 Februari 2022]

Gumelar, MS. (2011). Comic Making: Cara Membuat Komik. Jakarta Barat: Indeks

Luzar, Laura Christina, Monica. (2014). “Penerapan Cultural Studies Dan Aliran Filsafat Dalam Desain Komunikasi Visual”. Dalam jurnal: Humaniora 5 (2), 1296-1297.

Novariyanto, Rizki Agung. 2020. “Makna Historis Monumen Kesejarahan Kota Malang Sebagai Sumber Belajar Sejarah”. Dalam jurnal: Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah 9 (1), 52.

Pertiwi, Inggrid Ialfonda, Endang Mulyaningsih, Lilik Kustanto. (2018). “Penerapan Model Pendekatan Adaptasi Novel Oleh Louis Giannetti Melalui Perbandingan Naratif Pada Film Dan Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck”. Dalam jurnal: Sense, 6 (1), 155-172.

Ratnawati. (2021). “Nilai Moral Dalam Cerita Gunung Tangkuban Perahu Versi Kuningan”. Dalam jurnal: Suluh Edukasi 2 (1) ,1-2.

Riwanto, Mawan Akhir dan Mey Prihandani Wulandari. (2018). “Efektivitas Penggunaan Media Komik Digital (Cartoon Story Maker) Dalam Pembelajaran Tema Selalu Berhemat Energi”. Dalam Jurnal Pancar 2 (1), 15-18

Setiawan Agus, Toto Haryadi, Auria Farantika Yogananti. (2017). Rupa Rupa Komunikasi Visual Kekinian. Yogyakarta: Suluh Media

Wahyu Priatna,Febryan, Asep Kadarisman, Sri Soedewi. (2021). “Perancangan Komik Digital Adaptasi Kisah Cerita Rakyat Nyai Anteh Sang Penunggu Bulan Dengan Reinterpretasi Modern Untuk Remaja Jawa Barat”. Dalam Jurnal e-Proceeding of Art & Design, 8 (3), 1126-1139.

Downloads

Published

2025-02-10

How to Cite

Memperkuat Kerukunan Warga Desa Rancamanyar Melalui Keterampilan Komunikasi . (2025). Jurnal Sosial & Abdimas, 7(1), 38-46. https://doi.org/10.51977/jsa.v7i1.1736

Similar Articles

41-50 of 58

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)