Gambaran Quarter Life Crisis pada Remaja Akhir
DOI:
https://doi.org/10.51977/qbjzf465Keywords:
krisis emosional, remaja akhir, quarter life crisisAbstract
Quarter life crisis merupakan kondisi krisis emosional yang sering dialami individu pada masa transisi dari remaja menuju dewasa, yang ditandai dengan perasaan cemas, bingung, takut gagal, dan ketidakpastian terhadap masa depan. Masa remaja akhir merupakan fase perkembangan yang rentan mengalami quarter life crisis karena adanya tuntutan akademik, sosial, dan persiapan karier. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran quarter life crisis pada remaja akhir.
Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja akhir usia 18–24 tahun, dengan jumlah sampel sebanyak 172 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner quarter life crisis, kemudian dianalisis secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 92 responden (53,5%), dan sebagian besar berada pada rentang usia 18–20 tahun sebanyak 90 responden (52,3%). Tingkat quarter life crisis pada remaja akhir menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori sangat tinggi, yaitu sebanyak 62 responden (36,0%), diikuti kategori sedang sebanyak 56 responden (32,6%), kategori tinggi sebanyak 41 responden (23,8%), dan kategori rendah sebanyak 13 responden (7,6%).
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar remaja akhir mengalami quarter life crisis pada kategori sangat tinggi, sehingga diperlukan perhatian terhadap kondisi psikologis remaja akhir melalui dukungan sosial, edukasi kesehatan mental, dan pendampingan agar mampu menghadapi masa transisi menuju dewasa dengan lebih adaptif.
Downloads
References
Arnett, J. J. (2014). Emerging adulthood: The winding road from the late teens through the twenties (2nd ed.). Oxford University Press.
Azzahra, N. F., Putri, A. R., & Rahman, F. (2023). Pengaruh media sosial terhadap quarter life crisis pada remaja akhir. Jurnal Psikologi Remaja, 7(1), 25–33.
Fitri, N., & Kushendar, K. (2021). Quarter life crisis pada dewasa awal di Indonesia: Faktor dan dampak psikologis. Jurnal Psikologi Insight, 5(1), 12–22.
Elizabeth B. Hurlock
Hurlock, E. B. (2011). Developmental psychology: A life-span approach (5th ed.). McGraw-Hill.
Robert J. Havighurst
Havighurst, R. J. (1972). Developmental tasks and education (3rd ed.). McKay.
Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and crisis. W. W. Norton & Company.
Kusumaningrum, N. A. D., & Jannah, M. (2023). Representasi Quarter Life Crisis Pada Dewasa Awal Ditinjau Berdasarkan Demografi. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 10(2), 18–27. https://doi.org/10.26740/cjpp.v10i2.53204
Maharani, E. N., & Santosa, R. P. (2025). Hubungan Antara Quarter Life Crisis dan Psychological Well-Being Pada Mahasiswa Tingkat Akhir: Peran Self-Compassion Sebagai Mediator. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 12(03), 1134–1143. https://doi.org/10.26740/cjpp.v12n03.p1134-1143
Papalia, D. E., & Martorell, G. (2021). Experience human development (15th ed.). McGraw-Hill Education
Putri, D. I. R., Hafnidar, & Julistia, R. (2023). Gambaran Quarter-Life Crisis Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Prodi Psikologi Universitas Malikussaleh. 1(2), 324–341.
Robbins, A., & Wilner, A. (2001). Quarterlife crisis: The unique challenges of life in your twenties. Tarcher/Putnam.
Salsabila, R., Putri, M. A., & Ramadhan, F. (2023). Perbedaan quarter life crisis berdasarkan jenis kelamin dan status pekerjaan pada dewasa awal. Jurnal Psikologi Sosial, 11(2), 88–97.
Santrock, J. W. (2018). Life-span development (17th ed.). McGraw-Hill Education.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Usmi, R. S., Hasibuan, S. J., Elkhalista, A., Harahap, T. A., & Miftahuddin. (2025). Faktor Penyebab Quarter life crisis Di Kalangan Mahasiswa. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 12(01), 262–274. https://doi.org/10.26740/cjpp.v12n01.p262-274
World Health Organization. (2022). Adolescent health. World Health Organization.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Saparingga Dasti Putri, Dhestirati Endang Anggraeni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




.png)
.png)