SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSIS PENYAKIT TANAMAN DURIAN MENGGUNAKAN CERTAINTY FACTOR DAN NAIVE BAYES CLASSIFIER
DOI:
https://doi.org/10.51977/jti.v6i2.1487Keywords:
penyakit tanaman durian, sistem pakar, certainty factor, naive bayes classifierAbstract
Budidaya durian menghadapi permasalahan serangan penyakit yang dapat merugikan petani secara ekonomi. Salah satu solusi yang dilakukan yaitu berkonsultasi dengan pakar penyakit tanaman durian, tetapi di setiap waktu dan daerah tidak selalu ada seorang pakar. Maka, dibutuhkan sistem yang mampu bekerja seperti pekerjaan pakar dalam mendiagnosis penyakit dari gejala-gejala yang ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pakar untuk mendiagnosis penyakit tanaman durian dengan perhitungan metode certainty factor dan naive bayes classifier. Langkah-langkah yang dilakukan pada penelitian ini dimulai dengan pengumpulan data, analisis kebutuhan, rancangan sistem, implementasi, kemudian melakukan pengujian sistem dan evaluasi. Dari hasil 30 data uji simulasi yang dibuat secara acak, menggambarkan akurasi sistem dengan metode certainty factor sebesar 90% dan akurasi sistem dengan metode naive bayes classifier sebesar 93%. Bisa disimpulkan dari 30 uji coba data dengan metode naive bayes classifier memiliki akurasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode certainty factor.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Pemberitahuan Hak Cipta
Usulan kebijakan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka Syarat yang dibutuhkan penulis adalah sebagai berikut:
1. Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama secara bersamaan di bawah lisensi di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0), yang mengizinkan orang lain untuk menyalin dan mendistribusikan ulang materi ini dalam bentuk atau format apa pun termasuk menyusun, memodifikasi, dan membuat turunan materi ini untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
2. Penulis dapat membuat pengaturan kontrak terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi dekaden publikasi jurnal (misalnya mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mengakui publikasi aslinya di jurnal ini.
3. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting artikel secara online (misalnya di repositori institusional atau di situs web mereka) seperti pada Garuda, Academia, researchgate atau repository lainnya sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif dan kutipan artikel yang diterbitkan lebih awal dan lebih maju (periksa: Efek Akses Terbuka)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








