SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN ASPIRASI MASYARAKAT SEBAGAI POKOK PIKIRAN DPRD KOTA TASIKMALAYA
DOI:
https://doi.org/10.51977/jti.v5i1.1023Keywords:
Aspirasi Masyarakat, DPRD Kota Tasikmalaya, Pokok Pikiran, WaterfallAbstract
Berdasarkan riset pada DPRD Kota Tasikmalaya, ditemukan bahwa dalam pengajuan aspirasi masih belum terkomputerisasi sehingga ditemui beberapa masalah seperti pencatatan data pokok-pokok pikiran kurang efektif, sehingga terjadi penumpukan data berupa hard copy, mekanisme hasil penyusunan pokok-pokok pikiran yang jarang dipublikasi, sehingga beresiko terj?dinya manipulasi data, terut?m? d?l?m ?emb?gi?n ??s ?ngg?r?n pokok-pokok pikiran sert? ?el?ks?n??nny? kur?ng meng?k?m?d?si ?s?ir?si m?sy?r?k?t. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan sistem informasi pengelolaan aspirasi masyarakat yang efektif dan efisien serta membangun sarana komunikasi antara masyarakat dan pemerintah Sekretariat DPRD Kota Tasikmalaya. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode yang digunakan adalah metode SDLC Waterfall. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa perancangan sistem informasi pengelolaan aspirasi masyarakat merupakan solusi yang sangat baik untuk menghindari terjadinya penumpukan data, serta masyarakat dapat mengetahui dan memantau hasil dari penyusunan pokok-pokok pikiran anggota DPRD.
Kata Kunci: Aspirasi Masyarakat, DPRD Kota Tasikmalaya, Pokok Pikiran, Waterfall
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Pemberitahuan Hak Cipta
Usulan kebijakan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka Syarat yang dibutuhkan penulis adalah sebagai berikut:
1. Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama secara bersamaan di bawah lisensi di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0), yang mengizinkan orang lain untuk menyalin dan mendistribusikan ulang materi ini dalam bentuk atau format apa pun termasuk menyusun, memodifikasi, dan membuat turunan materi ini untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
2. Penulis dapat membuat pengaturan kontrak terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi dekaden publikasi jurnal (misalnya mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mengakui publikasi aslinya di jurnal ini.
3. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting artikel secara online (misalnya di repositori institusional atau di situs web mereka) seperti pada Garuda, Academia, researchgate atau repository lainnya sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif dan kutipan artikel yang diterbitkan lebih awal dan lebih maju (periksa: Efek Akses Terbuka)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








