PENGARUH MENTAL HEALTH DAN WORK LIFE BALANCE TERHADAP TURNOVER INTENTION KARYAWAN GEN Z DI KOTA BANDUNG
DOI:
https://doi.org/10.51977/jsm.v6i2.1788Keywords:
Mental Health, Work Life Balance, Turnover IntentionAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mental health dan work life balance
terhadap turnover intention pada karyawan Gen Z di Kota Bandung. Metode penelitian yang
digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner
yang disebarkan kepada 200 responden yang bekerja di berbagai sektor di Kota Bandung. Analisis
data dilakukan dengan teknik regresi linier berganda untuk melihat pengaruh mental health dan
work life balance terhadap turnover intention. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mental
Health memiliki pengaruh yang cukup kuat terhadap Turnover Intention di kalangan karyawan
Gen Z. Semakin baik kondisi kesehatan mental karyawan, semakin tinggi kemungkinan mereka
memiliki niat untuk berhenti. Demikian pula, Work Life Balance memiliki pengaruh yang lebih
kuat terhadap Turnover Intention. Ini berarti bahwa karyawan yang merasa memiliki Work Life
Balance mereka lebih cenderung memiliki niat untuk mencari peluang kerja yang lebih baik.
Temuan ini menggarisbawahi pentingnya perhatian perusahaan terhadap mental health dan work
life balance karyawan sebagai strategi untuk mengurangi tingkat turnover intention, terutama di
kalangan karyawan Gen Z







