GenZ Sehat, GenZ Hebat: Training Kader Muda dengan “Gen Z-Friendly Training Module” di Posyandu Remaja RW 15 Babakan Sari
DOI:
https://doi.org/10.51977/jsa.v8i1.2224Keywords:
Posyandu Remaja, Pelatihan Kader, Gen Z, EdukasiAbstract
Masa remaja merupakan periode penuh tantangan biopsikososial yang meningkatkan risiko munculnya perilaku bermasalah bila tidak disertai kemampuan adaptasi yang memadai. Untuk mencegah berbagai risiko kesehatan remaja, pemerintah mendorong pembentukan Posyandu Remaja (Posrem) sebagai wadah edukasi, dukungan sebaya, dan pemberdayaan masyarakat. Posbindu Remaja RW 15 Babakan Sari rutin dilaksanakan setiap bulan dan menjadi satu-satunya Posbindu remaja di wilayah Puskesmas Babakan Sari. Meski jumlah kunjungan mencapai 30–55 remaja per sesi, angka ini masih di bawah target optimal. Kegiataan operasional Posbindu masih bergantung pada kader senior karena belum adanya pelatihan khusus bagi kader muda, sehingga partisipasi remaja sebagai pelaksana belum berkembang maksimal. Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan fungsi Posbindu Remaja melalui pelatihan kader muda agar mampu melakukan pelaksanaan kegiatan secara mandiri. Pelatihan dirancang sesuai karakteristik Generasi Z dengan metode interaktif seperti gamifikasi, microlearning, pembelajaran berbasis proyek, dan sesi intensif. Materi pelatihan meliputi edukasi stunting, anemia, kesehatan reproduksi, gizi seimbang, pencegahan NAPZA, kesehatan jiwa, serta keterampilan pengukuran antropometri dan skrining PTM. Pelatihan dilaksanakan empat sesi setiap hari Sabtu untuk menyesuaikan jadwal sekolah. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan remaja, memperkuat pendekatan sebaya, serta memunculkan bibit kader kesehatan muda guna menjamin keberlanjutan Posbindu di masa depan. Pelibatan orang tua dan tokoh masyarakat beserta kader mungkin menjadi kunci dalam meningkatkan kunjungan remaja ke Posrem.
References
Alshammari, S. A., Alshathri, A. H., Alshathri, A. H., Aleban, S. A., Alabdullah, D. W., Abukhlaled, J. K. & Aldharman, S. S. (2023). Assessment of Public Knowledge of Hypertension Among the Saudi Population. Cureus, 15(4), 1–9. https://doi.org/10.7759/cureus.37649
Choi, J., Kushner, K. E., Mill, J. & Lai, D. W. L. (2012). Understanding the language, the culture, and the experience: Translation in crosscultural research. International Journal of Qualitative Methods, 11(5), 652–665.
Kemenkes. (2024). The Danger of Hypertension Lurks Among Indonesian Youth. Public Relations of BKPK. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/en/bahaya-hipertensi-mengintai-anak-muda-indonesia/?utm_source=chatgpt.com
KEMENKES. (2018). PETUNJUK TEKNIS PENYELENGGARAAN POSBINDU REMAJA (S. Khumaidah (ed.); Kesatu). https://eprints.triatmamulya.ac.id/1448/1/128. Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Posyandu Remaja.pdf
Kolb, david a. (1984). Experiential learning : experience as the source of learning and development. Prentice Hall. url: http://www.learningfromexperience.com/images/uploads/process-of-experiential-learning.pdf (31.05.2006)%0Alocal
Labatjo, R. & Maridji, A. A. (2023). Pelatihan Dan Pendampingan Kader Posyandu Remaja. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 7(1), 453. https://doi.org/10.31764/jmm.v7i1.12230
Okatiranti, O., Windle, R., Perry, H. B. & Goldberg, S. (2025). Community perspectives on foot care interventions delivered by community health workers. Discover Public Health, 22(1). https://doi.org/10.1186/s12982-025-00494-w
Prensky, M. (2001). Digital Natives, Digital Immigrants. On the Horizon, 9(5), 1–6. https://doi.org/https://doi.org/10.1108/10748120110424816
Shah, F. M., Bakri, M. Z. & Bakrin, S. (2025). THE ROLE OF MICROLEARNING IN ENHANCING LEARNING ENGAGEMENT AMONG GEN Z STUDENTS. INTERNATIONAL JOURNAL OF MODERN EDUCATION (IJMOE), 7(25), 361–380. https://doi.org/10.35631/IJMOE.725025
Siahaan, G. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan Tingkat Partisipasi Remaja dalam Kegiatan Posyandu Remaja di Desa Bukit Makmur Wilayah Puskesmas Sungai Bahar 1 Kabupaten Muarso Jambi Tahun 2023. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 6(1), 36–37. https://jurnal.syedzasaintika.ac.id
Sweller, J. (1988). Cognitive Load During Problem Solving : Effects on Learning. Cognitive Science, 285, 257–285. https://doi.org/10.1207/s15516709cog1202
WHO. (2018). Engaging young people for health and sustainablE dEvElopmEnt (p. 63). http://apps.who.int/bookorders.
Widyawati, W. (2019). Pemuda Rumuskan Keterlibatan Bermakna dalam Pembangunan Kesehatan. Kemenkes. https://kemkes.go.id/id/pemuda-rumuskan-keterlibatan-bermakna-pembangunan-kesehatan
Yamazaki, Y., Toyama, M. & Wijayanti, M. D. (2024). EXPLORING WHAT LEARNING STYLES GENERATION Z STUDENTS PREFER : A CASE OF INDONESIAN UNDERGRADUATES. Psychological Applications and Trends, 1984, 537–541.




