Strategi Penjualan Aneka Jajanan Tradisional Pada Komunitas Binangkit

Authors

  • A Rohendi Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya
  • Nining Handayani Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya
  • Iis Iskandar Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya
  • Gartika Rahmawati Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya
  • Yuni Saraswati Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

DOI:

https://doi.org/10.51977/jsa.v5i1.1074

Keywords:

UMKM, Penjualan Online, Strategi Penjualan

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan strategi penjualan baik secara konvensional maupun secara online kepada pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Karena UMKM merupakan salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia mampu memberikan sumbangsih yang berarti bagi pertumbuhan ekonomi karena usahanya  hampir dapat dijumpai di sepanjang jalan.  Mitra dalam pengabdian ini adalah pelaku UMKM komunitas Binangkit dalam bidang makanan berupa jajanan tradisional yang terdiri dari 27 UMKM dan tersebar di Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung. Setelah melakukan survey salah satu masalah  yang dihadapi para pelaku UMKM yaitu kesulitan dalam melakukan penjualan, dimana penjualan sangatlah penting untuk meningkatkan omzet para pelaku UMKM tersebut. Metode kegiatan dilakukan dengan cara memberikan penyuluhan dan diskusi bersama para pelaku UMKM mengenai strategi penjualan. Kegiatan ini berlangsung lancar dan juga pelaku usaha aktif bertanya dalam proses diskusi. Selain itu para pelaku usaha juga mengikuti strategi penjualan konvensional maupun online yang telah diberikan sebagai solusi masalah untuk meningkatkan penjualan mereka.

References

Afidah, E. N., & Sulisno, M. (2013). Gambaran Pelaksanaan Peran Advokat Perawat Di Rumah Sakit Negeri Di Kabupaten Semarang. Jurnal Managemen Keperawatan, 128-129. http://download.portalgaruda.org. Diakses tanggal 11 Juli 2022.

Asmadi. (2008). Konsep Dasar Keperawatan. Jakarta: EGC.

Azhari. (2017). Pendekatan Pendekatan Terapi Dalam Penanganan Residen. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 18. http://ejournal.upi.edu/index.php. Diakses tanggal 11 Juli 2022.

Azwary, B. (2013). Peran Parmedis Dalam Meningkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Di Puskesmas Pembantu Kampung Kasai Kecamatan Pulau Derawan Kabupaten Berau. Ilmu Pemerintahan, 387-388. http://ejournal.ip.fisip-unmul.ac.id. Diakses tanggal 10 Juni 2022

Hidayah, N. (2014). Manajemen Model Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) Tim Peningkatan Kepuasan Pasien Di Rumah Sakit. Jurnal Kesehatan, 417-418. http://journal.uin-alauddin.ac.id/index

Keliat, B. A. (2011). Keperawatan Jiwa. Jakarta: EGC.

Krozier (2010). Buku Ajar Fundamental Keperawatan Konsep, Proses, dan Praktik Vol.1 Ed.7

Londa, N. J. (2017). Kinerja Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Utara Dalam Penanganan Pengguna Narkotika Psikotropika Dan Obat Terlarang Di Provinsi Sulawesi Utara. Program Studi ilmu Pemerintahahan FISIP Universitas Sam Ratulangi, 1-2. https://ejournal.unsrat.ac.id.index. Diakses tanggal 15 Juli 2022.

Michiko, S. (2016). Pelayanan Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur Terhadap Penyalahguna Narkoba. Jurnal Administrasi Publik, 100-101. http://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php. Diakses tanggal 15 Juli 2022

Moroz, A., Flanagan, S. R., & Zaretsky, H. (2014). Medical Aspects Of Disabilty For The Rehabilitation Professional. New York: Company.

Muhith, A. (2014). Pengembangan Model Mutu Asuhan Keperawatan. Yogyakarta: CV.Thereepreneur.

Musdalifa. (2015). Peran Balai Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Tanah Merah Dalam Merahabilitasi Pecandu Narkoba Di Kota Makassar. Journal Ilmu Pemerintahan, 721-722. http://ejournal.ip.fisip-unmul.ac.id/site/wp-Jurnal.

Rahmawati, I. M., Ratnawati, R., & Rachmawati, S. D. (2016). Pengalaman Perawat Dalam Memberikan Layanan Keperawatan Jiwa Pada Pecandu NAPZA Di Pusat Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Karesidenan Kediri.Jurnal Ilmu Keperawatan Vol:4 No.2, 257-259. http://jik.ub.ac.id/index.php/jik/download/107/136 . Diakses tanggal 27 Juli 2022.

Rosdahl, C. B., & Kowalski, M. T. (2014). Buku Ajar Keperawatan Dasar Vol 1 Edisi 10. Jakarta: EGC.

Sholihah, Q. (2013). Efektifitas Program P4GN Terhadap Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA. Jurnal Kesehatan Masyarakat , 155. https://journal.unnes.ac.id/artikel_nju/kemas/3376. Diakses tanggal 6 Juli 2022

Suparno, S. F. (2017). Hubungan Dukungan Sosial Dan Kesadaran Diri Dengan Motivasi Sembuh Pecandu NAPZA. Jurnal Psikologi ,237. http://ejournal.psikologi.fisip-unmul.ac.id. Diakses tanggal 23 Juli 2022.

Utomo, R. B. (2016). Penilaian Kinerja Balai Rehabilitasi Sosial Eks Penyalahguna NAPZA Mandiri Semarang. Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Diponogoro, 1-2. http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jppmr. Diakses tanggal:10 Juli 2022.

Yulia, A. (2017). Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Kejadian Relapse Pada Klien Kerergantungan NAPZA. Journal Of Soscial and Economics Resarch, 88-89. http://journal.univ-ekasakti pdg.ac.id/index.php/uneslppm. Diakses tanggal 27 Juli 2022.

Downloads

Published

2023-02-28

How to Cite

Strategi Penjualan Aneka Jajanan Tradisional Pada Komunitas Binangkit. (2023). Jurnal Sosial & Abdimas, 5(1), 40-46. https://doi.org/10.51977/jsa.v5i1.1074

Similar Articles

31-39 of 39

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)