Gambaran Kualitas Hidup Orang Tua Yang Merawat Remaja Talasemia di Kabupaten Garut

Authors

  • Puput Fitriliani KH Universits Padjadjaran
  • Windy Rakhmawati Universitas Padjadjaran
  • Ema Arum Rukmasari Universitas Padjadjaran
  • Ai Mardhiyah Universitas Padjadjaran

Keywords:

Kualitas Hidup, Orang Tua, Remaja Talasemia

Abstract

Talasemia merupakan penyakit kelainan genetik yang diderita seumur hidup dan memerlukan pengobatan yang teratur. Orang tua remaja talasemia dituntut untuk selalu terlibat dalam proses perawatan anaknya, kondisi tersebut dapat mempengaruhi kualitas hidup orang tua. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Sebanyak 52 orang tua dijadikan responden dan instrumen WHOQOL-BREF digunakan untuk mengukur kualitas hidup. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari-Maret 2019. Hasil penelitian ini menemukan bahwa pada domain fisik, orang tua paling dominan berada pada kategori baik (48,1%), domain psikologis pada kategori sedang (51,9%), domain hubungan sosial pada kategori sedang (59,6%) dan domain lingkungan pada kategori sedang (51,9%). Diperlukan intervensi dari perawat selaku tenaga kesehatan untuk memberikan dukungan psikologis dan pendidikan kesehatan kepada orang tua.

References

Apriany, D. (2013). Hubungan antara hospitalisasi anak dengan tingkat kecemasan orangtua. The soedirman journal of nursing. Vol 8 no 2 Juli 2013.

Hawari,. D (2007). Manajemen Stres, Cemas, Dan Depresi.

Hockenberry MJ, Wilson D. Wong's nursing care of infants and children-E-book. New York: Elsevier Health Sciences; 2018

Hurlock, E. B. (2009). Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Airlangga.

Karbandi, Soltani, Salari3, Seyed Asgharinekah, Izie,(2020). Effect of Music Therapy and Distraction Cards on Anxiety among Hospitalized Children with Chronic Diseases. Evidence Based Care Journal.9 (4): 15-22

Kazemi, S., Ghazimoghaddam, K., Besharat, S., Kashani, L. (2012). Music and anxiety in hospitalized children. Journal of Clinical and diagnostic reseach. Vol 6(1), 94-96

Kurniawan, (2008), FIKKES Jurnal Keperawatan ¶3., http://www.jurnal.unimus. ac.id

Mortazavi H, Tabatabaeichehr M. Handbook of children nursing: healthy child. Tehran: Salemi; 2002.

Notoatmodjo. (2007). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Nursalam. (2008). Asuhan Keperawatan Bayi Dan Anak Untuk Perawat Dan Bidan. Jakarta: Salemba Medika.

Saam, Z., Wahyuni,S.,(2014). Psikolgi Keperawatan.Jakarta:Rajagrafindo Persada

Suliswati. (2005). Konsep Dasar Keperawatan Kesehatan Jiwa. Jakarta : EGC.

Supartini, Y. (2012). Buku Ajar Konsep Dasar Keperawatan Anak. Jakarta : EGC.

Pogo N (2013). Gambaran tingkat kecemasan orang tua pasien terhadap penyakit yang di derita berdasarkan karakteristik orang tua di ruang D RSUD manado tahun 2013., https://www.academia.edu/5136187

Rabiee M, Kazemi Malek Mahmodi S, Kazemi Malek Mahmodi S. The effect of music on the rate of anxiety among hospitalized children. J Gorgan Univ Med Sci. 2007;9(3):59-64.

Rinaldi., (2013) hubungan antara pengetahuan ibu tentang demam berdarah dengue dengan tingkat kecemasan ibu yang anaknya di rawat RSUP. Prof. Dr. R. D. Kandou Manado http://download.portalgaruda.org/article. php?article=107995&val=1008

Wahyuni, Anggika A. (2016). Tingkat Kecemasan Pada Anak Pra Sekolah Yang Mengalami Hospitalisasi Berhubungan Dengan Perubahan Pola Tidur Di RSUD Karanganyar. Surakarta http://jurnal.stikesaisyiyah.ac.id/index.php/gaster/article/view/121

Wong, D. L (2009). Pedoman Klinis Keperawatan Pediatric : Jakarta : EGC.

Downloads

Published

2020-09-30

How to Cite

Gambaran Kualitas Hidup Orang Tua Yang Merawat Remaja Talasemia di Kabupaten Garut. (2020). Jurnal Keperawatan BSI, 8(2), 173-182. https://ejurnal.ars.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/295