Perbandingan Metode Weighted Product dengan Simple Additive Weighting untuk Evaluasi Kinerja Kasir
DOI:
https://doi.org/10.51977/jti.v1i1.63Keywords:
Sistem Pendukung Keputusan, Metode Weighted Product, Metode Simple Additive Weighting, Evaluasi Kinerja Kasir, Pemrograman WebAbstract
Kasir merupakan karyawan suatu perusahaan ritel yang bertugas untuk menyelesaikan proses belanja oleh pelanggan. Salah satu pelayanan kasir yang paling penting yaitu memuaskan pelanggan pada tahap akhir belanjanya. PT Lotte Mart Indonesia adalah perusahaan ritel dari Korea Selatan yang mengandalkan kasir pada proses transaksi belanja dengan pelanggan. Namun terdapat permasalahan yang terkait dengan PMS (Performance Management System) pada evaluasi kinerja kasir di perusahaan tersebut. Hal ini disebabkan belum diterapkannya suatu metode yang tepat dan relevan pada proses evaluasi kinerja kasir yang dilakukan oleh superior. Mekanisme evaluasi yang kurang relevan mengakibatkan pihak manajemen kesulitan ketika akan mempertimbangkan suatu kriteria yang nilainya bersifat negatif. Kemudian semua proses evaluasi tersebut tidak disimpan ke dalam suatu basis data, sehingga data kinerja kurang terorganisir serta menyebabkan terhambatnya pelaksanaan SOP (Standard Operating Procedure) dari perusahaan. Tujuan dari penelitian ini yaitu melakukan perbandingan metode antara Weighted Product Method (WPM) dengan Simple Additive Weighting (SAW) untuk evaluasi kinerja kasir. Metode terbaik dari hasil perbandingan tersebut akan dibangun suatu perangkat lunak sistem pendukung keputusan berbasis web. Hasil uji sensitivitas menunjukkan bahwa SAW lebih baik daripada WPM, sehingga metode SAW sangat tepat pada penerapan evaluasi kinerja kasir oleh superior. Metode tersebut memudahkan pihak manajemen dalam menentukan beberapa kriteria penilaian yang akan digunakan. Sistem Pendukung Keputusan yang dibangun berbasis web mampu mengorganisir data kinerja dan memperlancar SOP.
Kasir merupakan karyawan suatu perusahaan ritel yang bertugas untuk menyelesaikan proses belanja oleh pelanggan. Salah satu pelayanan kasir yang paling penting yaitu memuaskan pelanggan pada tahap akhir belanjanya. PT Lotte Mart Indonesia adalah perusahaan ritel dari Korea Selatan yang mengandalkan kasir pada proses transaksi belanja dengan pelanggan. Namun terdapat permasalahan yang terkait dengan PMS (Performance Management System) pada evaluasi kinerja kasir di perusahaan tersebut. Hal ini disebabkan belum diterapkannya suatu metode yang tepat dan relevan pada proses evaluasi kinerja kasir yang dilakukan oleh superior. Mekanisme evaluasi yang kurang relevan mengakibatkan pihak manajemen kesulitan ketika akan mempertimbangkan suatu kriteria yang nilainya bersifat negatif. Kemudian semua proses evaluasi tersebut tidak disimpan ke dalam suatu basis data, sehingga data kinerja kurang terorganisir serta menyebabkan terhambatnya pelaksanaan SOP (Standard Operating Procedure) dari perusahaan. Tujuan dari penelitian ini yaitu melakukan perbandingan metode antara Weighted Product Method (WPM) dengan Simple Additive Weighting (SAW) untuk evaluasi kinerja kasir. Metode terbaik dari hasil perbandingan tersebut akan dibangun suatu perangkat lunak sistem pendukung keputusan berbasis web. Hasil uji sensitivitas menunjukkan bahwa SAW lebih baik daripada WPM, sehingga metode SAW sangat tepat pada penerapan evaluasi kinerja kasir oleh superior. Metode tersebut memudahkan pihak manajemen dalam menentukan beberapa kriteria penilaian yang akan digunakan. Sistem Pendukung Keputusan yang dibangun berbasis web mampu mengorganisir data kinerja dan memperlancar SOP.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Proposed policy for journals offering open access. The requirements for authors are as follows:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication simultaneously under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) license. This license allows others to copy and redistribute the material in any medium or format, including remixing, transforming, and building upon the material for any purpose, even commercially
- .Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their websites), such as on Garuda, Academia, ResearchGate, or other repositories, prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (see: The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.