DETEKSI DIAMETER KANKER PAYUDARA MENGGUNAKAN SEGMENTASI CITRA BERDASARKAN METODE OTSU THRESHOLDING
DOI:
https://doi.org/10.51977/jti.v2i2.289Keywords:
Enhancement, Intensity Adjustment, Kanker Payudara, Otsu Thresholding, SegmentasiAbstract
Kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama di dunia. Pada tahun 2012, sekitar 8.2 juta kematian yang disebabkan oleh kanker, salah satunya yaitu kanker payudara. Kanker payudara didiagnosa melalui pemeriksaan rutin atau ketika pasien menyadari gejala-gejala tertentu, tetapi pemeriksaan fisik saja tidak cukup sehingga diterapkan salah satu metode yaitu metode segmentasi citra. Secara umum tahapan dalam processing ini adalah mengambil citra asli, lalu citra asli dilakukan proses Enhancement atau perbaikan citra dengan Intensity Adjustment. Selanjutnya dilakukan segmentasi menggunakan metode Otsu Thresholding, kemudian dilakukan perhitungan diameter kanker payudara dalam satuan piksel dan diubah menjadi milimeter. Hasil penelitian deteksi diameter kanker payudara terhadap 50 citra, diperoleh hasil bahwa metode pengolahan citra yang diusulkan dapat mendeteksi diameter dan berhasil mengidentifikasi citra, dengan sampel image mammogram 26 cancer, 13 benign, dan 11 normal. Dengan persentasi tingkat kebenarannya sebesar 72% dan kesalahannya 28%.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Pemberitahuan Hak Cipta
Usulan kebijakan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka Syarat yang dibutuhkan penulis adalah sebagai berikut:
1. Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama secara bersamaan di bawah lisensi di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0), yang mengizinkan orang lain untuk menyalin dan mendistribusikan ulang materi ini dalam bentuk atau format apa pun termasuk menyusun, memodifikasi, dan membuat turunan materi ini untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
2. Penulis dapat membuat pengaturan kontrak terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi dekaden publikasi jurnal (misalnya mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mengakui publikasi aslinya di jurnal ini.
3. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting artikel secara online (misalnya di repositori institusional atau di situs web mereka) seperti pada Garuda, Academia, researchgate atau repository lainnya sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif dan kutipan artikel yang diterbitkan lebih awal dan lebih maju (periksa: Efek Akses Terbuka)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








