APLIKASI DIAGNOSA PENYAKIT TUBERCULOSIS MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR BERBASIS ANDROID

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Hilda Rismaya Hidayat
Wildan Wiguna

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Penularan penyakit ini, umumnya terjadi melalui droplet atau percikan cairan seperti batuk atau bersin. Penyakit Tuberkulosis memiliki dua jenis yaitu Tuberkulosis Paru dan Tuberkulosis Ekstra Paru. Pada penyakit Tuberkulosis Ekstra Paru memiliki berbagai macam jenis diantaranya Tuberkulosis Tulang Belakang, Tuberkulosis Kelamin, Tuberkulosis Ginjal, dan Tuberkulosis Usus. Penyakit Tuberkulosis dapat menyebabkan kematian jika terlambat dalam penanganan dan kurangnya pengetahuan mengenai penyakit Tuberkulosis. Klinik Pratama Mitramedik Arcamanik merupakan sarana kesehatan yang salah satu layanannya yaitu menyediakan pemeriksaaan terhadap pasien Tuberkulosis. Dari semua permasalahan yang ada dapat diselesaikan menggunakan suatu sistem pakar. Salah satu metode yang digunakan pada sistem pakar adalah Certainty Factor. Metode tersebut mampu menghitung nilai kepastian gejala untuk menghasilkan diagnosa dari berbagai jenis penyakit Tuberkulosis. Dalam memudahkan perhitungan Certainty Factor dapat digunakan aplikasi berbasis mobile yang berjalan pada platform Android. Sehingga tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menerapkan metode Certainty Factor berbasis mobile menggunakan pemograman Android di Klinik Pratama Mitramedik Arcamanik. Hasil dari penelitian ini yaitu memberikan infomasi tentang penyakit Tuberkulosis Tulang Belakang, Kelamin, Ginjal, dan Usus, sehingga membantu memepercepat penanganan medis dalam mendiagnosa penyakit Tuberkulosis secara dini. Kemudian aplikasi diagnosa penyakit Tuberkulosis berbasis mobile berhasil dibangun menggunakan pemrograman Android.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Author Biography

Hilda Rismaya Hidayat, Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Program Studi Sistem Informasi

References

Acton, Q. A. (2012). Pseudomonas: New Insights for the Healthcare Professional: 2012 Edition: ScholarlyBrief. ScholarlyEditions.
Andriani, A. (2016). Pemrograman sistem pakar. Yogyakarta: MediaKom.
Bangun, F. (2019). SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT TBC MENGGUNAKAN METODE TEOREMA BAYES. Jurnal Teknik Dan Informatika, 6(2), 23–29. http://jurnal.pancabudi.ac.id/index.php/Juti/article/view/674
Behl, R., O’Brien, J. A., & Marakas, G. (2019). Management Information Systems (11th ed.). McGraw-Hill Education.
Chang, A. (2014). Pathology of the Medical Kidney, An Issue of Surgical Pathology Clinics, E-Book (Vol. 7, Issue 3). Elsevier Health Sciences.
Fanny, R. R., Hasibuan, N. A., & Buulolo, E. (2017). RENALIS MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR DENGAN PENULUSURAN FORWARD CHAINING. 1(1), 13–16. https://www.ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/mib/article/view/316
Girsang, R. R., & Fahmi, H. (2019). Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Mata Katarak Dengan Metode Certainty Factor Berbasis Web. MATICS, 11(1), 27–31.
Hamer, D. H. (2010). Public health and infectious diseases. Elsevier.
Herliana, A., Setiawan, V. A., & Prasetio, R. T. (2018). Penerapan Inferensi Backward Chaining Pada Sistem Pakar Diagnosa Awal Penyakit Tulang. Jurnal Informatika, 5(1), 50-60.
Keith, L. G. (2012). Uncommon Infections and Special Topics (Vol. 2). Springer Science & Business Media.
Laksono, G. D., Syaifidin, Y. W., & Astiningrum, M. (2016). PENGEMBANGAN SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR. Seminar Informatika Aplikatif Polinema.
Lestyaningrum, A. D., & Anardani, S. (2017). Rancang Bangun Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Tuberkulosis (TBC) dengan Metode Forward Chaining. DOUBLECLICK: Journal of Computer and Information Technology, 1(1), 29–38. http://e-journal.unipma.ac.id/index.php/doubleclick/article/view/1367
Mertaniasih, N. M. (2019). Buku Ajar Tuberkulosis Diagnostik Mikrobiologis. Airlangga University Press.
Paramitha, N., Junianto, E., & Susanti, S. (2019). Penerapan Teorema Bayes Untuk Diagnosis Penyakit Pada Ibu Hamil Berbasis Android. Jurnal Informatika, 6(1), 53–61. https://doi.org/10.31311/ji.v6i1.4693
Prasetio, R. T., & Ripandi, E. (2019). Optimasi Klasifikasi Jenis Hutan Menggunakan Deep Learning Berbasis Optimize Selection. Jurnal Informatika, 6(1), 100-106.
Putra, W. dian, Nugroho, P. . ., & Puspitarini, W. E. (2016). Game Edukasi Berbasis Android Sebagai Media Pembelajaran Untuk Anak Usia Dini. J I M P - Jurnal Informatika Merdeka Pasuruan, 1(1), 46–58. https://doi.org/10.37438/jimp.v1i1.7
Septiana, L. (2016). Perancangan Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Ispa Dengan Metode Certainty Factor Berbasis Android. Jurnal Techno Nusa Mandiri, 13(2), 89–96.
Surya, R., Gunawan, D., Informatika, J., Teknik, F., & Multimedia, U. (2018). Situsparu : Sistem Pakar Untuk Deteksi Penyakit Tuberkulosis Paru. http://ejournals.umn.ac.id/index.php/TI/article/view/781
Wiguna, W., & Riana, D. (2020). DIAGNOSIS OF CORONAVIRUS DISEASE 2019 (COVID-19) SURVEILLANCE USING C4. 5 ALGORITHM. Jurnal Pilar Nusa Mandiri, 16(1), 71-80.
Wiguna, W., & Alawiyah, T. (2019). Sistem Reservasi Paket Wisata Pelayaran Menggunakan Mobile Commerce di Kota Bandung. Jurnal VOI (Voice Of Informatics), 8(2).