Pemanfaatan Limbah Industri Mebel Menjadi Produk Briket Aromaterapi

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Zaharuddin Zaharuddin
Denny Walady Utama
Uun Novalia Harahap
Yetti Meuthia
Abdul Azis Syarif

Abstract

Briket aromaterapi merupakan inovasi untuk meningkatkan nilai tambah dari briket arang, briket aroma terapi merupakan campuran dari limbah mebel dan jahe sebagai aromaterapinya dengan perekat tapioka dan bubur koran. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membantu mitra memanfaatkan limbah mebel menjadi produk alternatif yang ramah lingkungan dan memiliki nilai jual. Metode yang diterapkan, dengan mengenalkan dan memberikan informasi melalui ceramah serta diskusi, melatih dan melakukan eksperimen. Dalam kegiatan ini, masyarakat dan pengusaha mebel diminta secara langsung terlibat aktif mengikuti kegiatan ini sehingga dapat meningkatkan pemahaman, pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan limbah mebel menjadi produk breket aromaterapi yang memiliki nilai tambah. Dari beberapa percobaan yang sudah dilakukan maka didapatlah kompisisi perbandingan sebagai berikut: bubuk briket halus dan tapioka = 8:1, tepung tapioka dan air = 1:7, tapioka dan bubur koran = 1:1, adonan (bubuk briket + tapioka + bubur koran) dan jahe parut = 1:1. Briket aromaterapi memiliki keuntungan: bahan yang murah dan ekonomis, tidak beracun, ramah lingkungan, tahan lama, aman bagi kesehatan, tanpa tambahan bahan kimia, memiliki aroma menyegarkan dan menjaga kesehatan pernapasan. Dengan adanya briket aromaterapi ini Kemang Jaya Mebel memiliki suatu usaha baru dalam memanfaat limbah mebel tersebut. 

##plugins.themes.academic_pro.article.details##