Pengaruh Komunikasi Guide Terhadap Revisit Intention Wisatawan Studi Pada Perilaku Wisatawan Di Museum Geologi Bandung Section Artikel

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Alifa Ulzana
Rahmat Priyanto
Didin Syarifuddin

Abstract

 


ABSTRAK
Museum Geologi merupakan salah satu museum edukasi yang berada di kota Bandung. Komunikasi guide di Museum Geologi Bandung adalah salah satu bentuk pelayanan yang sangat penting, jika komunikasi yang disampaikan baik maka berdampak pada revisit intention wisatawan. Tujuan penelitan untuk mengetahui pengaruh komunikasi guide terhadap revisit intention wisatawan di Museum Geologi Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Adapun teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dengan jumlah sampel 110 responden. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder, sumber data primer melalui observarsi, wawancara dan kuesioner sedangkan sumber data sekunder melalui jurnal dan penelitian kepustakaan. Dari hasil pengujian secara statistik, diketahui bahwa Komunikasi Guide berpengaruh positif dan signifikan terhadap Revisit Intention Wisatawan di Museum Geologi Bandung.


Kata Kunci : Musem Geologi, Komunikasi Guide, dan Revisit Intention Wisatawan.


 


ABSTRACT
The Geology  Museum is one of education museum in Bandung. The communication of guides in Geology Museum Bandung is one of the most important of service, if communications are relayed well then it will an impact on revisit intention of tourists. The purpose of the researchis to find out the effect of communication of guides toward revisit intention of tourists in the Geology Museum. The research used quantitative method with descriptive and verificative approach. The sampling technique used is simple random sampling with 110 respondents. The sources of data in this research are sources of primary aand secondary data, the source of primary data obtained through observations, interview and questionnaries, while the source of secondary data obtained through journal, and library research. The result of statically testing indicate that communication of guides has a positive and significant impact on revisit intentions of tourists in Bandung Geology Museum.


Key words : Geology Museum, Communication of Guides, and revisit Intentions of Tourists.


 


 

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Ulzana, A., Priyanto, R., & Syarifuddin, D. (2020). Pengaruh Komunikasi Guide Terhadap Revisit Intention Wisatawan. Jurnal Kajian Pariwisata, 2(1). https://doi.org/10.51977/jiip.v2i1.252

References

Ab, A. (2018). Pengaruh Citra Destinasi Terhadap Intensi Wisatawan Berkunjung Kembalo Di Destinasi Sulawesi Selatan Tahun 2014. Ilmu Sosial Dan Humaniora, 20(3), 207–214.
Cangara, H. (2014). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Hayati, F., Levyda, & Budiharty, S. (2016). Pengaruh Citra Pariwisata Terhadap Minat Berkunjung Kembali : Studi Kasus Di Kabupaten Padang Pariaman. Management and Behavioral Studies, 796-907.
Lin, C.-H. (2012). Effects Of Cuiseine Experience Psychological Well-Being, and Self-Health Perception On The Revisit Intention Of Hot Springs Tourists. Hospitality & Tourism Research, XX(X).
Mardiana. (2012). Rahasia Tuturan Pekerja Wisata. Makassar: Alaudin University Press.
Putra, I. G. N., Sudiarta, I. N., & Mananda, I. G. S. (2016). Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Kepuasan Terhadap Niat Berkunjung Kembali Wisatawan Mancanegara Ke Daya Tarik Wisata Alas Pala Sangeh. IPTA, 4(2), 1–6.
Rukmiyati, N. M. S., & Suastini, N. M. (2016). Dampak Media Sosial Terhadap Perilaku Wisatawan No Title. Conference on Management and Behavioral Studies, (Dampak Media Sosial Terhadap Perilaku Wisatawan), 340.
Setiawan, F. C., Widarko, A., & Slamet, A. R. (2017). Pengaruh Bauran Pemasaran Jasa Terhadap Keputusan Berkunjung Ulang Wisatawan Pada Objek Wisata Museum Angkut Di Kota Batu. Riset Manajemen, 6(1).
Sudiarta, I. N., & Suardana, I. W. (2014). MODEL KONSEPTUAL PERILAKU WISATAWAN MANCANEGARA PADA SUATU DESTINASI PARIWISATA: STUDI KASUS BALI SEBAGAI DESTINASI PARIWISATA INTERNASIONAL. 5(1), 1–12
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed Method). Bandung: Alfabeta.
Syarifuddin, D. (2014). Measuring Destination Service Quality ( Studi Tentang Pelaksanaan Kualitas Pelayanan Kebun Binatang Bandung ). Pariwisata, I(2), 122–130.
Syarifuddin, D. (2018). NILAI CITRA KOTA DARI SUDUT PANDANG WISATAWAN (Studi Tentang Citra Kota Bandung Dampaknya Terhadap Kunjungan Ulang). Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation, 1(2). https://doi.org/10.17509/jithor.v1i2.13761
Yuniawati, Y., & Finardi, A. D. (2016). Pengaruh Customer Experience Terhadap Revisit Intention Di Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu. Tourism and Hospitality, VI(1), 983-985.